pengembangan pendidikan

April 8, 2010 pukul 4:01 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

(Sebagai Konsep Pemikiran yang perlu untuk dikembangkan
berdasarkan fakta dan data di lapangan)
Strategi pendidikan kolonial ialah untuk mengukuhkan kekuasaan pemerintah dan memantapkan program ekonomi negerinya di Eropa sana.  Pada pendidikan tingkat rendah terdapat dua jenis sekolah.  Pertama, Sekolah Desa 3 dan 5 tahun untuk mendidik pribumi agar mampu meningkatkan mutu pertanian pedesaan agar masalah pangan pribumi tidak menjadi beban pemerintah.  Lanjutnya ke sekolah pertukangan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja pada perusahaan pemerintah dan swasta Belanda.
Kedua, Sekolah Rendah sampai perguruan tinggi berbahasa Belanda untuk menyiapkan pegawai yang tekun, teliti dan setia bagi instansi dan perusahaan Belanda.  Disamping itu dimasukkan pula program bermuatan untuk membentuk golongan elite baru yang terserabut dari akar dan melecehkan budaya pribumi.  Strategi dan program pendidikan kolonial itu sangat efektif karena terencana dan terlaksana dengan baik dalam sistem, metode dan kurikulum.
Ditambah dengan pandangan budaya masyarakat priyayi yang feodal, strategi dan pendidikan kolonial itu menjadi klop.  Karenanya, menjadi pegawai negeri yang elitis sangat didambakan karena memiliki status yang prestisius, gaji besar serta jaminan hari tua yang aman oleh uang pension.  Watak mereka cenderung konsumtif.
Pendidikan yang dikembangkan pemerintah kolonial memang dapat mencerdaskan bangsa yang beretika dan bermoral, namun tidak mengubah sikap mental “kolokan” bangsa Indonesia menjadi bangsa yang memiliki harkat yang setara dengan bangsa lain.  Orang Belanda atau bangsa Barat serta aparat birokrasi, dipandang lebih bermartabat.  Konsumerisme dan individualisme mengental.  Cinta kepada bangsa atau sayang kepada sesama manusia menipis.  Kalaupun masih ada, tidak lain oleh jalur pendidikan tradisi budaya atau agama.
RAGAM PERGURUAN NASIONAL
Program pendidikan Taman Siswa dan Muhammadiyah bertujuan mendidik kader pemimpin-pemimpin bangsa diberbagai daerah.  Kader perguruan Muhammadiyah lebih bersifat sosial yang sayang kepada fakir miskin dan anak yatim sebagaimana digagas induk organisasinya.  Ada dua jenis pendidikan yang dikembangkan, yaitu khusus mendidik Agama Islam yang tidak beda dengan madrasah modern dan lainnya sekolah umum yang beragama.  Tingkat perguruan ini sampai ke Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).
Dua perguruan lainnya terinspirasi oleh gerakan nasionalisme dari gagasan Indische Partij yang didirikan Tjipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara dan Douwes Dekker.  (Mara Sutan, ayahanda M. Sjafei pendiri INS Kayutanam adalah ketua Indische Partij Cabang Jakarta).  Nasionalisme yang mereka anut tanpa membedakan ras dan agama.  Melalui pendidikan, mereka menyiapkan kader yang berpikir, berperasaan dan berjasad merdeka serta percaya akan kemampuan sendiri.
Taman Siswa dikembangkan Ki Hajar ke seluruh Indonesia untuk mendidik kader nasionalis yang akan memimpin bangsa untuk mencapai kemerdekaan Tanah Air tercinta, mengerti aspirasi rakyat dan mampu hidup sederhana, bukan kader ambtenar yang feodalistik.  Metode yang dipakai Taman Siswa dalam menanamkan nasionalisme, bukan dengan agitasi politik, melainkan melalui pengenalan dan kecintaan pada seni budaya bangsa sendiri, yang sekaligus merupakan tandingan dari pendidikan sekolah negeri yang memuja kebudayaan Barat.
Kader bangsa hasil pendidikan Taman Siswa dan Muhammadiyah kemudian dibuktikan sebagai pilar penting pada berbagai perjuangan kemerdekaan di seluruh Indonesia pada masa awal revolusi.  Jika pun mereka mengisi lowongan pada birokrasi yang ditinggalkan Belanda, perilaku cinta bangsa lebih terasakan dibandingkan dengan arogansi birokrat didikan kolonial.
Konsep pendidikan INS Kayutanam berangkat dari filsafat alam, yang kemudian disebut “Sunatullah Ciptaan Tuhan”.  Alam dan manusia adalah substansi yang berharga dan bernilai sama.  Masing-masing mestilah saling menyayangi agar hidup rukun, damai, aman dan makmur sebagai manusia dan sebagai anak alam.
Namun, kondisi alam tempat manusia hidup tidak sama.  Perbedaan kondisi alam itu membentuk watak manusia.  Alam subtropis yang bermusim salju memaksa manusia memiliki tradisi bekerja dan berfikir keras untuk mempertahankan hidupnya.  Oleh karena itu mereka menjadi dinamis, aktif dan kreatif.  Sedangkan bangsa yang hidup di daerah tropis khatulistiwa yang buminya subur, memanjakan manusia, sehingga bangsa Indonesia menjadi santai atau berleha-leha, tidak praktis, tidak efisien, tidak logis dan konsumtif.  Dalam kondisi dan situasi demikian, bagaimana bangsa Indonesia bisa mencapai harkat yang sama dengan bangsa dari bumi subtropis itu?
Strategi pendidikan yang dikembangkan M. Sjafei demi mencapai harkat yang sama dengan bangsa yang maju, ialah mengubah mental bangsa agar menjadi yang dinamik, aktif , kreatif dan produktif.  Bangsa yang berbudaya santai perlu dididik agar menjadi bangsa yang tidak senang diam dan senantiasa bergerak meneladani kodrat alam yang bergerak terus menerus.  Apabila gerak salah satu substansinya terhenti, hancurlah dia.
Untuk menjadi manusia yang dinamis, aktif, kreatif dan produktif, ada tiga komponen utama yang harus dikembangkan secara seimbang.  Komponen utama itu ialah otak, jiwa dan tangan.  Setiap jenis kurikulum pendidikan pada dasarnya adalah alat latihan untuk meningkatkan mutu masing-masing komponen.  Maka fungsi kurikulum akademik tidak lain daripada alat latihan meningkatkan daya nalar, berfikir logis, sistematik dan matematis serta daya serap otak.
Kurikulum kesenian dan olahraga berfungsi meningkatkan mental yang diperlukan bagi hidup dan pergaulan manusia.  Padanya terdapat prinsip keharmonisan perilaku, toleran terhadap perbedaan, kesadaran akan kerjasama tanpa memandang peran orang atau golongan, sertam bersikap sportif.  Sedangkan pada seni rupa lebih diutamakan kreativitas.  Kreativitas sangat penting untuk melatih kemampuan mencari alternative dari suatu yang tidak ada menjadi ada.  Jika pada ilmu eksakta lebih bersifat memikirkan alternative, maka pada kreativitas lebih bersifat berbuat.
Kesamaan tujuan pendidikan seni rupa dan musik ialah pada latihan untuk membentuk sikap mental yang kritis.  Pada dasarnya sikap kritis adalah produk otak.  Mata dan telinga menjadi alat penyerap.  Melalui pendidikan seni rupa, mata dilatih untuk mampu secara kritis membedakan dan membanding garis warna dan bentuk yang satu dengan yang lain, serta yang baik dengan yang salah.  Melalui pendidikan musik dan nyanyi, telinga dilatih agar mampu membedakan secara kritis suara yang harmonis dan disharmonis.  Dari daya kritis mata memandang dan telinga mendengar menyalur kepada pemikiran otak.  Bangsa yang merdeka, yang lepas dari tradisi penghambatan mestilah bermental kritis.
Disamping itu, secara keseluruhan pendidikan kesenian dan olahraga memberi peluang untuk berprestasi dan rasa bangga kelompok atau pribadi sesuai dengan bakat masing-masing.  Memiliki rasa bangga adalah alat pemacu kemauan untuk berkompetisi.  Oleh karena kesenian bersifat universal, maka materi kurikulumnya boleh apa saja.
Sedangkan pendidikan pekerjaan tangan pada perguruan INS ialah alat untuk melatih kemauan kerja agar menjadi manusia yang tidak senang diam.  Selalu aktif dan produktif sebagaimana bangsa-bangsa yang mendiami bumi subtropis.  Materinya atau alatnya boleh apa saja.
Sebagai ilustrasi, seorang elite yang mempunyai hobi pertamanan, umpamanya, oleh karena tangannya tidak bias bekerja, dia tergantung pada tangan orang lain.  Hobi itu menjadi semacam memiliki.  Sama seperti memiliki hewan piaraan yang konsumeristis.  Padahal hobi itu suatu yang dikerjakan sendiri sebagai pemenuh kepuasaan batin dan mengisi waktu luang yang bernilai tambah.  Golongan elite yang tangannya tidak bisa aktif, mengisi waktu kepada obyek yang konsumtif di tempat rekreasi, olahraga individual atau klab malam.
Contoh lain, pada Fakultas Kedokteran yang menjadi fakultas favorit di Padang, 60 persen mahasiswanya perempuan.  Pada seluruh fakultas mahasiswa perempuan lebih cepat masa studinya.  Analisa anak perempuan terlatih sibuk sejak kecil karena membantu ibunya dalam pekerjaan rumah tangga.  Rumah tangga adalah masyarakat kecil dimana orang harus hidup rukun, berdisiplin, toleran dan saling bantu dengan lingkungan.  Kebiasaan di rumah demikian sangat berfaedah waktu belajar di perguruan.  Sedangkan anak laki-laki dibiarkan bermain di luar rumah dan dalam masyarakat yang tidak karuan anak laki-laki terbiasa egois dan asosial jadinya.

KRITIK ATAS PENDIDIKAN NASIONAL
Strategi pendidikan nasional semenjak awal kemerdekaan bangsa tidak pernah jelas.  Program materi dan metodenya sama dengan pendidikan colonial, yang berbeda ialah pada penyatuan jenis dan tingkat sekolah rendah dan menghapus kurikulum bahasa Belanda.
Oleh slogan “demokrasi” pendidikan agar semua anak bangsa mendapat pendidikan yang sama, anak petani dan nelayan di desa pun mendapat pendidikan yang sama dengan anak buruh dan pedagang di kota.  Tujuan hidupnya pun sama menjadi ambtenar pula.
Oleh karena itu pemerintah tidak mampu menyediakan anggaran yang cukup, beberapa materi kurikulum diturunkan muatannya.  Hasil akhir dari kebijaksanaan pemerintah tersebut dapat kita lihat bahwa anak bangsa tercerabut dari tradisi lapangan hidup pertanian, kenelayanan, pengrajin, dan mental entrepreneur pun hilang.  Pada tingkat yang lain para sarjana tidak gemar membaca dan menulis baik dalam bahasa Indonesia apalagi bahasa Inggris, sehingga kualitas dan mentalitas kecendikiawanannya pun rendah.
Adapun undang-undang tentang sistem pendidikan nasional yang intinya: mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berbudi luhur, memiliki pengetahuan, keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, mempunyai kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.  Dengan konsep tersebut tampaknya negara hendak menjadikan bangsa Indonesia “insan kamil”.  Hasilnya tidak jauh berbeda sebelum undang-undang tersebut diberlakukan.  Lalu, timbul pertanyaan.  Secara strategis, apakah muatan UU pendidikan nasional tersebut akan dapat mencapai sasaran menjadikan bangsa Indonesia setara dengan bangsa subtropis yang berwatak dan bermental dinamis.
Diduga kuat para penyusun konsep UU pendidikan nasional itu, yang umumnya adalah birokrat tangguh, begitu risau melihat  perilaku tunas bangsa yang tidak mampu dididik orang tua masing-masing secara benar, lalu ditugaskan kepada perguruan untuk melaksanakannya.  Atau bisa juga karena banyak sekali pesanan yang bernuansa politik dari berbagai lembaga atau instansi pemerintah yang harus dipenuhi ke dalam kurikulum.  Ciri yang kita tahu dari produk perguruan dewasa ini ialah : kualitas ilmu rendah, pola pikir kacau, beringas, malas, cenderung asosial dalam berbagai ragamnya.  Ketika hasil didikan ini menjadi pejabat sejak dari pusat pemerintahan sampai ke desa, sama “payah” mentalnya seolah-olah sudah menjadi sistem birokrasi negara.
Politik pendidikan pemerintah sangat bernuansa politik.  Antara lain menjadikan setiap tingkat perguruan sebagai sarana indoktrinasi politik demi stabilitas kekuasaan.  Kebijaksanaan politik kekuasaan membutuhkan masyarakat yang berbudaya “nrimo”.  Mutu dan kecerdasan yang akan menjadi ajang kebebasan dan dinamika intelektual diredam melalui pendidikan bersifat masal jangka panjang.  Yaitu dengan membuka seluruh tingkat dan jenis perguran yang seragam pada semua daerah, kota, dan desa membuka perguruan tinggi dan dapat menampung tamatan perguruan menengah sebanyak-banyaknya tanpa mempertimbangkan kondisi, situasi  dan realitas kemampuan dan kebutuhan esensial dari masyarakat seumumnya, bahkan dengan mengorbankan mutu.
Di negara demokrasi dengan sistem ekonomi liberal, semestinya anak orang berduit lebih banyak membayar dari orang miskin.  Padahal kita semua tahu semua hal yang didapat dengan cuma-cuma berdampak negatif antara lain berwatak manja dan malas.

MENUJU REFORMASI PENDIDIKAN
Apabila negara ini menjadikan watak anak bangsa mampu bersaing dengan bangsa yang maju dalam era globalisasi, strategi pendidikan harus diubah dengan merevisi UU Pendidikan Nasional.  Pola menyeragamkan jenis dan tingkat perguruan dari SD sampai ke SLTA umum dan kejuruan terus ke Perguruan Tinggi diganti dengan tuntutan kehidupan masa depan bangsa Indonesia yang besar ditengah negara besar lainnya.  Terutama Fakultas atau jurusan yang tidak fungsional ditutup.
Program dan kurikulum disesuaikan dengan kondisi dan situasi daerah yang saling berbeda, baik alamnya maupun lapangan hidupnya.  Guru yang tidak berbakat pendidik jangan dibiarkan berdiri di depan kelas.  Begitu pula calon mahasiswa pada Fakultas Keguruan harus diseleksi dengan ketat mental dan intelegensinya.  Disamping menaikkan anggaran belanja disektor pendidikan, selagi anggaran negara defisit pungutan uang sekolah diturunkan lagi dengan pola orang kaya membayar lebih banyak dari orang miskin.

PENDIDIKAN DAN STRATEGI
Pada titik inilah Paulo Freire telah melakukan sesuatu yang sangat  berharga bagi siapa saja yang concern dengan wacana pendidikan dan pemanusiaan.  Ia menghasilkan pemikiran yang mendalami pendidikan yang tidak hadir dari ruang hampa, tetapi muncul dari sebuah keterlibatan langsung dengan massa rakyat tertindas di beberapa negara Dunia Ketiga.
Fokus utama Freire yang menjadi keprihatinannya hampir sepanjang hidupnya adalah pada proses memanusiakan manusia lewat pendidikan, supaya sebagai subyek otonom mampu memahami, mengungkapkan dan membebaskan dirinya terhadap (vis a vis-berhadapan) realitas yang melingkupinya.
Freire dalam rangka membongkar struktur kesadaran manusia yang dibentuk oleh penguasa antara lain dalam bentuk kurikulum nasional, pengarahan cara belajar yang kemudian hasilnya diukur secara kuantitatif.  Upaya Freire tampak ketika ia mengamati proses belajar yang berlangsung dalam satu masyarakat.
Belajar bagi kebanyakan orang hanyalah sebatas proses memorization demi mengejar  target kurikulum.  Lebih dari itu, gabi Freire, belajar adalah sebuah proses pemahaman.  Membaca bukanlah sekedar menghapal atau mengetahui surface meaning, tetapi sebuah proses penemuan kembali (reinventing), penciptaan kembali (recreating) dan penulisan ulang (rewriting).  Maka yang perlu dilakukan terhadap mereka adalah sebuah upaya penyadaran.  Akan tetapi bukan penyadaran dengan wacana dominant melainkan dengan meminjam bahasa Marx menyanyikan lagu mereka untuk mereka.
Penyadaran adalah sebuah upaya mengenal dunia sebagai suatu yang dinamis dalam prosesnya.  Jadi, bukan dunia seperti apa adanya.  Manusia dalam hubungannya dengan dunia tidaklah sekedar ada di dalam (in) dunia tetapi ia bersama (with) dunia.  Maka tidak cukup bagi manusia untuk sekedar untuk beradaptasi tetapi juga harus mampu berintegrasi dengan dunia.  Integrasi dimaksudkan sebagai kemampuan manusia untuk memilih dan mengubah realitas.  Dengan demikian bereksistensi bagi manusia adalah kemampuan untuk mengubah, memutuskan, mencipta, mengartikulasikan diri dan merefleksikan dirinya berhadapan dengan realitas yang melingkupinya (dunia).
Dari hal ini kita bisa melihat bahwa bagi Freire semua manusia adalah sama.  Yang membedakan satu dengan lainnya adalah kemampuan merefleksi diri (self reflection) masing-masing individu.  Dengan refleksi inilah  manusia akan  mampu keluar dari tahanan sejarah artinya kemampuan untuk keluar dari himpitan masa lalu untuk menemukan hari ini dan kemudian melangkah ke hari esok dengan optimis.
Akan tetapi perlu ditekankan bahwa refleksi diri yang kritis haruslah diimbangi dengan kemampuan melakukan aksi refleksi.  Karena jika hanya dengan refleksi kritis, manusia akan terjebak pada subyektivitasnya dan sebaliknya mengedepankan aksi reflektif akan menjebak pada obyektivitas.  Maka manusia yang sadar adalah mereka yang setiap tindakannya adalah sebuah hasil dari refleksi diri yang kritis untuk kemudian melakukan tindakan selanjutnya dan begitu selanjutnya.
Oleh karena pada dasarnya manusia adalah makhluk merdeka yang bertugas menggerakkan sejarah, maka pendidikan adalah sebuah tugas historis dan kultural yakni menguak realitas dehumanis yang sengaja diciptakan dengan berbagai prosedur tertentu, lalu mengubahnya menjadi situasi humanis yang membebaskan.  Usaha ini akan berhasil jika tercipta ruang dimana semua orang berasa aman dan diakui sebagai subyek-subyek otonom.
Dan itulah yang dilakukan Freire.  Ia tidak memposisikan dirinya sebagai guru atau pawing yang mengerti segala-galanya.  Peran yang dipilihnya lebih melibatkan dirinya dengan kehidupan masyarakat.  Aksi yang diimbangi dengan kemampuan refleksi kritis seperti inilah yang memberi kekuatan pada pemikirannya yang tertuang dalam buku ini.  Freire berpendapat bahwa pendidikan itu harus membebaskan manusia, artinya dengan memperoleh pendidikan yang benar manusia berpendidikan harus bisa merasa bebas menentukan kehendaknya.  Kalau dilihat dari sudut pendapat Freire ini, barangkali sistem pendidikan di Indonesia perlu juga direformasi.
PENGEMBANGAN INDIKATOR BARU
Menurut Suyono perlunya dirumuskan (kembali) indikator-indikator baru untuk mengukur kinerja sektor pendidikan.  Tuntutan itu semakin penting mengingat tuntutan kehidupan di dalam negeri dan tantangan dalam percaturan dalam dunia internasional.  Misalnya melalui AFTA 2003 dan APEC 2020.
Tuntutan kehidupan dalam negeri antara lain menghendaki kualitas SDM yang bersih (terbebas dari perilaku tercela: korupsi, kolusi, nepotisme, mementingkan diri dan kelompoknya, hidup bermewah-mewah).  Jujur, peka terhadap lingkungan, kreatif untuk menemukan hal-hal baru yang bermanfaat, profesional, tekun dan sangat menghargai waktu.
Berdasarkan tuntutan-tuntutan kehidupan dalam negeri dan percaturan dunia internasional diatas, indikator-indikator baru untuk mengukur keberhasilan pendidikan perlu “dirumuskan kembali”, diantaranya adalah perlunya peningkatan keberhasilan pendidikan agama, budi pekerti dan pendidikan nurani, pendidikan kreativitas, pendidikan profesionalisme, dan pendidikan sportivitas dalam bekerja sama dan bersaing secara sehat.
Indikator-indikator baru tersebut selama ini tampak kurang mendapat tempat dan perhatian dalam kebijakan dan praktek pendidikan di Tanah Air.  Selama ini, aspek kepintaran anak sebagaimana yang tampak pada perolehan score atau nilailah yang diagung-agungkan, baik oleh sekolah maupun masyarakat.  Kepintaran tersebut dalam kenyataanya makin disederhanakan menjadi kemampuan menghapal dan mengingat fakta, konsep dan teori-teori sebagaimana yang dapat dilihat dalam isi dan kemasan bahan ajar, praktek pembelajaran, dan sistem pengujiannya.  Hasil dari penyederhanaan tersebut dapat dilihat pada bagaimana kualitas SDM Indonesia saat ini, yang umumnya kurang (tidak) bersih, kurang kreatif, kurang professional, kurang (tidak) sensitive dan kurang siap bersaing dalam percaturan dunia internasional.  Percaya atau tidak itulah kenyataan sebagaimana yang dapat dilihat pada berkepanjangannya krisis multidimensi saat ini.

INDIKATOR BARU
Selanjutnya, bagaimana caranya agar indikator-indikator baru pendidikan tersebut bisa terwujud dalam pendidikan di Indonesia?  Indikator-indikator baru pendidikan tersebut harus terumus dalam GHBN, UU Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN), Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur lebih lanjut dan bahkan harus terumus dalam kurikulum sekolah terutama dalam Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP) setiap mata pelajaran.
Artinya, apa yang akan dipelajari siswa dan apa yang akan diajarkan guru, diakui atau tidakm sebagian besar diabdikan kepada keberhasilan siswa untuk menghadapi tes dan sistem pengujian.  Hampir tidak pernah terdengar dalam berbagai perbincangan dalam masyarakat, bagaimana kejujuran siswa, kreativitas siswa, sportivitas siswa dan kesetiakawanan siswa dalam pendidikan.  Padahal, semua itu merupakan indikator-indikator baru pendidikan tersebut tidak akan menarik bagi siswa, guru, orang tua dan bahkan masyarakat apabila tidak dimunculkan dalam tes dan sistem pengujiannya.  Itu berarti, kejujuran, ketaatan beribadah, pengamalan agama, budi pekerti yang luhur, nurani yang bersih, kesetiakawanan, krreativitas, profesionalisme dan sportivitas dalam bekerja sama dan bersaing, perludimasukan dalam tes dan sistem pengujian disekolah, bagai mana caranya? Itulah pekerjaan rumah para praktisi dan ahli pendidikan untuk merumuskannya.
Adanya tuntutan bahwa laporan pendidikan juga harus berisi indikator-indikator baru tersebut, penilaian-penilaian dalam proses belajar untuk meningkatkan kualitas kejujuran, ketaatan beribadah, pengamalan agama, budipekerti yang luhur, nurani yang bersih, kesetiakawanan kreativitas, profesionalisme, dan sportivitas dalam bekerjasama dan bersaing para siswa menjadi penting.
Melalui upaya ini pula diharapkan orang tua dan masyarakat dalam perbincangannya ditegah masyarakat juga akan mengedepankan indikator-indikator tersebut dan tidak hanya menonjolkan angka-angka prestisius yang di capai putra-putrinya, sebagai mana yang tampak pada NEM atau IP nya. Iklim yang demikian itu secara tidak l;angsung diharapkan juga menjadi budaya dan tradisi baru di tengah-tengah masyarakat.
PARADIGMA NILAI-NILAI HUMANISTIK.
Perlunya kini mengintroduksikan kembali pendidikan yang mempunyai nilai-nilai humanistik atau kita sebut pendidikan humaniora disekolah sebagai program kulikuler. Humaniora sebagai pendidikan nurani untuk dimasukan dalam pendidikan di zaman industrialisasi yang hanya menghasilkan manusia robotik. Sebab kepribadian yang bersifat robotic/mekanis ternyata tak tahan menghadapi krisis peradaban.
Dalam makalah mantan guru besar sosiologi universitas airlangga Surabaya, Prof. Soetandyo Wingnjosoebroto mengemukakan, pada peradaban industrialisasi muncul haute culture (budaya tinggi) baru, yakni kelas baru para teknolog, teknokrat, kapitalis dan manusia-manusia bisnis, menggantikan peradaban budaya tinggi lama yaitu kaum gusti dan feodalis.
Industrialisasi juga mengubah fungsi pendidikan yang harus rasional, lugas, efektif, dan efisien.
“Pendidikan telah menjadi bagian dari sistem produksi, atau setidaknya di-link and matchka, dengan kebutuhan industri dan pendidikan disubordinasikan dengan kebutuhan industri. Pada zaman industi memilh manusia yang steril yang cuma terobsesi kesalehan dan keindahan.” kata Sutandyo.
Oleh karena itu pendidikan tidak lagi tampil dengan wajah kemanusiaan (humaniora), melainkan mekanik dan teknologi. Pendidikan tidak lagi berfungsi sebagai institusi ruh-ruh anak-anak muda ke suasana merdeka yang bebas dari sembarang bentuk ketergantungan. pendidikan dalam situasi seperti ini tidak lagi mampu dengan penuh daya menanamkan kearifan hidup di sanubari peserta didik secara terarah.
“Padahal berdasarkan kodrat manusia seutuhnya bahwa anusia yang tak hanya eksis sebagai oknum high tech, melainkan juga manusia yang pertama-tama harus bisa eksis sebagai pribadi yang susngguh-sungguh high touch” kata Soetandyo.
“Kini saatnya melaksanakan kembali pendidikan humaniora untuk membangun kepribadian manusia yang lengkap dan utuh dizaman industri” kata Sutandyo.
Meluasnya tuntutan reformasi ekonomi dan politik yang digencangkan para mahasiswa perlu ditanggapi secara positif. Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, yang kemudian menyebabkan persoalan ekonomi ini memang harus diselesaikan melalui suatu reformasi.  Disini mahasiswa dan civitas akademika memiliki tanggung jawab sosial untuk turut mendukung reformasi itu.
Kenapa demikian, karena kampus bukanlah “menara gading” yang jauh dari persoalan masyarakat, tetapi sebaliknya kampus adalah bagian dari masyarakat yang dengan potensi akademiknya harus mampu memberikan respons terhadap persoalan masyarakat sekaligus memberikan alternatif dan solusi bagi pemecahanya. Untuk itu, reformasi pendidikan yang kondusif untuk perannya ini perlu segera diwujudkan.
Kampus tentunya mempunyai tanggung jawab moral bagi berkembangnya sebuah negara. Karena kampus adalah tempat sumber daya intelektual (intertektual kapital) yang bertumpu pada etika, moral, dan akal.  Jadi objektifitas, kreatifitas dan fleksibilitas (tidak rigid) penilaian harus berkembang dan dipupuk dengan baik di dalam kampus. Majunya suatu reformasi dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat sangat ditentukan oleh kampus.  Tanpa prasyarat itu, sulit sekali lahir penemuan luar biasa dalam IPTEK dan masalah lainnya dari kalangan intelektual yang sistem kenegaraannya masih seperti ini.

PARADIGMA BARU PERGURUAN TINGGI
Paradigma baru tentang fungsi pendidikan tinggi menghadapi era globalisasi perlu disusun pedoman tentang sosok manusia yang diinginkan sebagai output dari sistem pendidikan tinggi nasional, memerlukan tambahan dimensi untuk membangun masyarakat Indonesia.  Tri Dharma Perguruan Tinggi juga sudah perlu dikaji lagi.
Mantan Koordinator Kopertis Wilayah III Prof. dr. Arjatmo Tjokronegoro, Phd, mengatakan setelah melihat perkembangan pendidikan dengan Tri Dharmanya, maka dalam menghadapi era globalisasi sudah waktunya apabila fungsi pendidikan tinggi dikaji ulang.  Dengan demikian penyelenggaraan pendidikan tinggi terlalu menekankan kepada aspek Kognitif atau aspek Akademik dari lembaga pendidikan tinggi “Aspek-aspek Emosi”, Tanggung jawab Sosial, Aspek Moral dan Religi kurang mendapat penekanan”, ujarnya.
Lebih jauh beliau mengemukakan atas penilaian kurikulum pendidikan tinggi kita saat ini terlalu menekankan kepada pengembangan otak kir dengan kurang memberikan pengembangan fungsi otak kanan.  Padahal fungsi otak kanan cukup penting, yang berfungsi untuk inisiatif, kreatif, inovatif, apresiasi seni dan kemampuan-kemampuan normatif.
Pengembangan mahasiswa kita sebagai manusia seutuhnya tentu menuntut kehidupan kampus yang lebih kata dan didukung oleh sarana-sarana yang memungkinkan berkembangnya aspek emosi, tanggung jawab sosial, kepemimpinan serta aspek moral dan religi.

Teknik baca puisi

November 29, 2009 pukul 1:27 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

1. Puisi Sebagai Karya Sastra
Puisi sebagai salah satu bentuk seni sastra telah dikenal sejak lama. Mantera atau jangjawokan adalah cikal bakal seni puisi yang kita kenal dewasa ini. Selain itu, juga pantun sunda termasuk jenis puisi lama yang masih dikenal hingga saat ini. Sesuai dengan perkembangan zaman, maka bentuk seni puisi pun mengalami kemajuan yang sangat besar. sehingga saat ini tidaklah mudah mencari rumusan untuk menjawab pertanyaan : apakah puisi itu. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa latin, poieo, mula-mula artinya adalah membangun, poio atau poeo yang artinya membangun, menyebabkan menimbulkan, arti semula ini lama kelamaan semakin dipersempit ruang lingkupnya menjadi hail seni sastra yang kata-katanya disusun menurut syarat-syarat tertentu dengan menggunakan irama, sajak dan kadang-kadang kata kiasan.

2. Baca Puisi sebagai Seni
Seorang penyair menciptakan puisi tentunya untuk dibaca oleh para penikmatnya. Dengan kata lain, penyair ingin berkomunikasi dengan khalayak melalui puisi yang diciptakannya. Sebuah puisi bisa dibaca dalam arti, bisa juga dibaca dihadapan publik. Membacakan puisi dihadapan publik itulah yang disebut poetry reading. Istilah poetry reading (baca puisi) pertama kali dipopulerkan oleh Rendra pada tahun 1972. namun jauh sebelumnya, seni baca puisi sesungguhnya telah cukup dikenal, bisa disebut dengan deklamasi. Sesungguhnya, antara baca puisi dan deklamasi tidak ada perbedaan yang mendasar. Dalam kamus Webster’s Illustrated Dictionary, deklamasi dijelaskan sebagai berikut: kegiatan atau seni membaca, pembacaan atau penyampaian suatu karya sastra dihadapan penonton. Jelaslah, tidak ada ketentuan bahwa yang dideklamasikan itu mesti dihapal. Bahkan, tidak ada ketentuan bahwa yang dideklamasikan itu mesti sebuah puisi. Pada dasarnya seorang pembaca puisi adalah perantara yang hidup antara penyair sebagai pencipta dengan pendengar (penonton) yang hendak menikmati puisi. Seorang pembaca puisi harus bisa menyajikan kembali hakikat puisi sesuai dengan apa yang dimaksud oleh penciptanya.
3. Teknik Baca Puisi
Seperti halnya dalam setiap jenis kesenian, dalam baca puisi pun terdapat teknik dasar yang mesti dipelajari oleh seorang calonpembaca puisi. Setelah dipelajari dan berlatih, teknik dasar ini nantinya diharapkan bisa menyatu didalam intuisi, menjadi spontanitas. Dengan kata lain. Teknik yang telah dipelajari itu tidak lagi menjadi bagian yang terperinci, melainkan sudah menjadi unsur yang padu.
3.1 Pemahaman / Penafsiran
Langkah pertama yang harus dilakukan seorang calon pembaca puisi adalah pemahaman terhadap puisi yang akan dibaca”pemahaman bisa dilakukan dengan cara membaca puisi tersebut secara keseluruhan dan berulang ulang, mencoba menentukan hakikat puisi agar tidak terjadi kekacauan dalam penafsiran.
Apabila seorang calon pembaca puisi telah memahami puisi yang akan dibacakannya dengan tepat maka penafisirannya pun tidak akan meleset. Pemahaman dan penafsiran adalah dua hal yang sejalan. Apabila pemahamannya ngawur akan menghasilkan penafsiran yang ngawur pula.
3.2 Penghayatan
Penghayatan sangat erat berkaitan dengan penafsiran. Penafsiran yang meleset terlalu jauh akan menghasilkan penghayatan yang ngawur. Apabila terjadi hal yang demikian, maka akibatnya akan sangat fatal, dan pembacaan puisi dapat dikatakan gagal.
Seorang pembaca puisi bertugas sebagai juru bicara yang harus dapat meyakinkan dan menikmatkan hati pendengar. Tanpa penghayatan yang baik dan meyakinkan, tidak mungkin akan dapat menikmatkan hati orang lain. Penghayatan yang baik akan menghasilkan emosi yang akan menggetarkan pendengar (penonton). Namun mesti di ingat bahwa seorang pembaca puisi, dalam menghayati sebuah puisi bukan hanya untuk dirinya sendiri. Ia menghayati puisi tersebut juga untuk menggugah penghayatan orang lain. Janganlah sampai terjadi seorang pembaca puisi tenggelam atau hanyut oleh keharuan orang yang ada dalam puisi itu, sebab pembaca puisi seperti itu tidak akan dapat lagi menguasai dirinya dengan baik. Karena dorongan emosinya yang berlebihan, dia akan tersedu-sedu, yang akan mengakibatkan kata-kata susah keluar karena tersekat ditenggorokannya. Bila terjadi hal yang demikian, bukannya simpati yang akan dia peroleh dari penonton, jadi haruslah tetap dijaga jarak antara pembaca puisi dengan puisi itu sendiri. “Takaran emosi” juga perlu diperhatikan oleh seorang pembaca puisi. Puisi yang satu berbeda takarannya dengan puisi yang lain. Alangkah janggalnya apabila seorang pembaca puisi Chairil Anwar “Senja di Pelabuhan Kecil” dengan tekanan emosi sebesar “Krawang Bekasi.” Seorang pembaca harus bergerak hanya di sekitar ruang yang diizinkan takaran bahannya.

3.3 Pengucapan
Bagi seorang pembaca puisi, teknik pengucapan jelas mempunyai tempat yang sangta penting. Karena dengan teknik pengucapanlah para penointon pertama-tama akan terpukau oleh seorang pembaca puisi, adapun teknik pengucapan tersebut terdiri dari
3.2.1 Volume
Volume suara adalah takaran perlahan atau kerasnya suara yang dikeluarkan. Seorang pembaca puisi mesti memulai pembacaan puisinya dengan suara yang cukup bisa didengar oleh penonton yang duduk dikursi paling belakang, dan bisa menaikan volume suaranya pada bagian klimaks sebuah puisi tanpa kehilangan kontrol. Daya penyampaian tersebut biasa disebut carying power.
3.2.2 Artikulasi
Artulukasi adalah ketepatan dan kejelasan dalam mengucapkan sebuah huruf atau suku kata. Seseorang mempunyai artikulasi yang baik adalah yang bisa mengartikulasikan huruf mati dan huruf hidup dengan sempurna. Seorang pembawa puisi mesti baik artikulasinya sebab apabila tidak, dia akan banyak menelan suku kata didalam kalimat yang diucapkannya. Hal tersebut akan mengganggu penikmatan para pendengar atau penonton Bunyi-bunyi yang hilang atau yang tak jelas ucapan itu adalah, waktu mengucapkan kalimat bibir dan lidah malas bergerak, sehingga bunyi-bunyi dihasilkan pada daerah artikulasi yang tidak tepat. Sebagai catatan, mengucapkan huruf-huruf latin didalam bahasa sunda tidak setegas atau sejelas seperti didalam bahasa Indonesia. Hal tersebut bukan diakibatkan oleh artikulasi yang jelek, tetapi sudah demikian adanya.
3.2.3 Intonasi
Intonasi adalah lagu kalimat
Intonasi dalam bahasa puisi tentu saja berbeda dengan pembacaan prosa. Intonasi baca puisi lebih berlagu karena pada dasarnya kata-kata dalam sebuah puisi selalu penuh dengan irama. Dengan demikian, seorang pembaca puisi dituntut untuk dapat mengungkapkan irama dalam sebuah puisi lewat intonasinya.Intonasi pembacaan puisi berbahasa Indonesia tentu saja berbeda dengan Intonasi dalam pembacaan pusisi berbahasa sunda.
3.2.4 Nada
Nada adalah tinggi rendahnya suara dalam pengucapan satu kata dalam sebuah kalimat. Bila kita perhatikan benar-benar tekanan nada lebih sering mencerminkan isi perasaan daripada pikiran. “Apa” bila berarti pertanyaan yang bisa juga berarti teguran keras. Demikian pula “bila” bisa berarti makian, tetapi bisa juga berarti pujian. Hal tersebut bergantung kepada nada ucapannya.
3.2.5 Dinamika
Dinamika adalah tekanan keras dalam pengucapan
Seorang pembaca puisi mesti mempergunakan tekanan dinamik ini untuk sepatah kata yang dianggap penting dalam sebuiah baris. Untuk baris terpenting dalam sebuah baik, untuk baik terpenting dalam keseluruhan puisi yang dibaca. Tekanan dianamik sangat berguna untuk memperjelas penafsiran seorang pembaca puisi terhadap pusisi yang dibawakannya.
3.2.6 Tempo
Tempo adalah lambat atau cepatnya pembacaan sebuah puisi. Puisi –puisi yang berisikan keharuan atau renungan biasanya dibacakan dengan tempo yang lambat. Namun, mesti diingat, apabila sebuah puisi dibaca dengan tempo yang lambat, tanpa memperhatikan dinamika maka pendengar (penonton) akan cepat menjadi bosan.
adapun puisi-puisi yang bersemangat biasanya dibacakan dengan tempo yang cepat dan semakin cepat pada bagian klimaks. Namun harap dicatat, menaikan tempo harus dibarengi dengan kecakapan berartikulasi yang bagus.
3.2.7 Jeda
Yang dimaksud dengan jeda adalah perhentian sesaat jeda yang umum dipergunakan dalam baca pusisi adalah jeda antar baik yang satui dengan bait yang lain. Selain itu, jeda juga dilakukan setelah mengucapkan larik atau bait puisi yang dianggap penting, maksudnya adalah agar bait atau lari tersebut bisa dicamkan oleh pendengar.
Jeda juga berguna untuk menciptakan irama. Namun penggunaannya mesti benar-benar selektif. Apabila terlalu sering menggunakan jeda akan mengakibatkan tempo pembacaan puisi menjadi lambat. Adapun jeda yang terlalu lama akan mengesankan pembacaan puisi putus, tidak ada kesatuan.

3.2.8 Irama
Yang dimaksud dengan irama adalah totalitas tinggi rendahnya suara, keras dan lembutnya suara, panjang pendeknya suara, cepat dan lambatnya pembacaan sebuah puisi.
Didalam sebuah puisi, kata yang dipilih sedemikian rupa selalu membentuk irama, dengan demikian, didalam baca puisi faktor irama ini sangat penting kedudukannya. Tanpa memperhatikan irama, baca puisi akan menjadi monoton dan membosankan.
3.2.9 Pengembangan/ membina puncak
Kita telah mengatahui, untuk keperluan baca puisi, mesti dipilih puisi yang memiliki klimaks yang jelas dan kuat, adapun yang dimaksud dengan klimaks adalah tanjakan besar yang terdiri dari tanjakan-tanjakan kecil sebelumnya. Klimaks biasanya diikuti oleh sebuah anti klimaks. Dengan demikian, tanjakan kecil dan besar tersebut harus ditemukan dan ditentukan terlebih dahulu.
Apabila tanjakan kecil dan tanjakan besar telah ditentukan, akan memudahkan bagi pembaca puisi untuk menerapkan teknik pengembangan, teknik pengembangan dilakukan agar pembacaan puisi tidak datar dan membosankan.
Teknik pengembangan dapat dicapai denagn menaikan volume suara, menaikan tinggi nada suara, menaikan tempo kecepatan suara, dan selanjutnya dengan menurunkan volume, tinggi nada dan kecepatan tempo suara.
Seorang pembaca pusisi mesti memulai pembacan puisinya dengan volume suara yang cukup. Apabila menemukan tanjakan kecil, maka ia mesti menaikan volume, tinggi nada, dan kecepatan tempo suaranya, dan menguranginya lagi pada bagian yang bukan merupakan tanjakan.
Pada tanjakan besar atau klimaks dia mesti menaikan volume tinggi nada dan kecepatan temp suara semaksimal mungkin, untuk kemudian diturunkan lagi pada bagian anti klimaks.
Apabila seseorang memulai pembacaan puisinya dengan suara yang keras dan tempo yang cepat, maka pada bagian klimaks dia akan kewalahan, dan akhirnya puncaknya tidak jelas, jadi seorang pembaca puisi harus bisa menahan diri sebelum klikas.
Dengan demikian, karena puncak itu ujung tanjakan, maka tingkatan-tingkatan perkembangan sebelumnya harus lebih rendah daripadanya. Dengan kata lain, seorang pembaca puisi harus menahan tingkatan-tingkatan-tingkatan perkembangan sebelumnya supaya tidak setinggi klimaks. Teknik menahan itulah yang dimaksud dengan teknik membina puncak.

3.4 Penampilan
Yang dimaksud dengan penampilan disini adalah mimik, sikap tubuh dan gerakan badan ketika seseorang sedang membacakan sebuah puisi. Hal tersebut dilakukan pada dasarnya adalah untuk menekankan makna kata atau kalimat dalam sebuah puisi.
Sering kita melihat pembaca puisi yang sibuk bergerak, badan miring kekiri dan kekanan, tangan kadang-kadang terbang keatas, kaki menyepak-nyepak persis seperti orang-orang yang kesurupan, hal-hal seperti itu mesti dihindari.
Gerak dilakukan pada bagian terpenting didalam sebuah puisi, atau bisa juga dilakukan pada bagian klimaks. Itupun harus jelas notofasinya, harus mengandung alasan, gerak yang tepat dan efektif akan mencerminkan ekspresi yang kuat
4. Penilaian Baca Puisi
Berdasarkan uraian diatas, untuk kepentingan lomba, maka pembaca, puisi bisa dinilai kemampuan penafsiran, penghayatan, pengucapan dan penampilannya. Jadi, seorang juri lomba baca puisi dapat menilai ke empat aspek tersebut.

Muntah dan Gumoh

November 8, 2009 pukul 1:45 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

MUNTAH DAN GUMOH

A. Pengertian
Gumoh berbeda dengan muntah. Keduanya merupakan hal biasa (normal) dan tidak menandakan suatu hal yang serius. Hanya sebagian kecil kasus muntah bayi (muntah patologis) yang menjadi indikasi gangguan serius.
Gumoh terjadi jika sebagian isi lambung keluar mulut secara pasif dan tidak disertai kontraksi otot perut. Biasanya karena kebanyakan makan atau kegagalan bayi mengeluarkan udara yang tertelan. Gumoh biasanya terjadi sesaat setelah bayi makan, dimulai pada pekan-pekan pertama kehidupannya. Gumoh terjadi seperti ilustrasi air yang mengalir kebawah, bisa sedikit (seperti meludah) atau cukup banyak.
Sekitar 70% bayi berumur dibawah 4 bulan mengalami gumoh minimal 1 kali setiap harinya, kejadian tersebut menurun sesuai dengan bertambahnya usia hingga 8-10 % pada umur 9-12 bulan dan 5% pada umur 18 bulan. Meskipun normal, gumoh yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang akan mengganggu pertumbuhan bayi.
Muntah adalah pengeluaran isi lambung melalui mulut dengan kekuatan secara aktif. Muntah terjadi adanya kontraksi otot-otot perut. Cairan yang kaluar biasanya lebih banyak dibandingkan gumoh, lebih dari 10 cc bisa keluar dari hidung.

B. Faktor Penyebab
Penyebab gumoh bayi :
1. ASI atau susu yang diberikan melebihi kapasitas lambung. Lambung yang penuh juga bisa membuat bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai keusus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya bayi muntah lambung bayi punya kapasitas sendiri.
2. Posisi Menyusui
- sering ibu menyusui sambil tidauran dengan posisi miring sementara si bayi tidur terlentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencerna, tapi kesaluran nafas, bayipun gumoh.
- Pemakaian bentuk dot
Jika si bayi suka dot besar diberi dot kecil, ia akan malas menghisap karena lama. Akibatnya , susu tetap keluar dari dot dan memnuhi mulut bayi dan lebih banyak udara yang masuk. Udara masuk kelambung membuat bayi muntah
3. Klep penutup lambung belum berfunghsi sempurna
Dari mulut, susu akan masuk kesaluran pencernaan atas, baru kemudiaan ke lambung, diantara kedua organ tersebut terdapat klep penutup lambung, pada bayi, klep ini biasanya belum berfungsi sempurna.
4. Fungsi pencernaan bayi dengan peristaltik ( gelombang kontraksi pada dinding lambung dan usus) untuk makanan dapat masuk dari saluran pencernaan ke usus, masih belum sempurna
5. Terlalu aktif
Misalnya pada saat bayi menggeliat aatu pada saat bayi terus menerus menangis hal ini akan membuat tekanan didalam perutnya tinggi, sehingga keluar dalam bentuk muntah/ gumoh.

Penyebabb muntah dan gumoh pada bayi menurut Kishore
1. Refleks menelan belum bagus
Ketika makanan ditaruh dibagian depan lidahnya, sibayi berusaha menelannya dengan menjulurkan lidahnya, namun bukannya bisa masuk, malah makannanya jadi keluar lagi, seperti halnya bayi mau belajar merangkak, kadang jalannya bukannya maju malah mundur karena koordinasi motoriknya belum bagus. Sementara kalau dia menghisap ASI, tak menjadi masalah karena puting ada di belakang lidahnya. Refleks menelan ini akan membaik dengan sendirinya tergantung kemampuyan masing-masing bayi dalam menelan. Umumnya diatas usia 6 bulan. Jika refleks menelannya belum baik dan bayi belum bisa menelan makanan padat, bisa diatasi dengan mengecerkan lagi makannanya dengan cara membender hingga mudah baginya untuk menelan. Misalnya nasi tim, diblender dengan blender khusus untuk makanan bayi. Awal diblender selama 2 menit dilakukan selama 2 menit. Setelah itu diblender hanya 1 menit. Jadi makin lama makin sebentar membelendernya. Dengan demikian dia bisa lambat laun jadi terlatih. Diharapkan diusia setahun dia bisa makan nasi lembek.

2. Tak Kenal dengan Makanannya
Jika bayi tak kenal atau tak suka dengan makanan, bayi yang semi padat atau padat, tentu akan menolaknya. Selama ini makanan yang diterima bayi selalu dalam bentuk cair. Ketika mendapatkan makanan yang semi padat pasti awalnya akan menolak, bila demikian, pemberiannya harus dimundurkan dengan cara agak diencerkan lagi. Jangan memaksakan bayi dengan kemauan kita karena akan membuatnya trauma. Bisa jadi setiap kali melihat mangkuk makanan, dia jadi menangis karena takut dijejalkan.

3. Rasanya Berbeda
Ada pula yang menolak nasi tim karena rasanya berbeda, karena selama 6 bulan pertama bayi kenalnya hanya rasa manis. Kalau bayi tak suka karena tak mengenal rasa tim tersebut. Bisa diupayakan agar sibayi belajar mengenal rasa. Jadi rasanya harus diubah dan divariasikan, misalnya diberi tambahan kecap manis. Semakin lama kecapnya dikurangi hingga bayi mengenal rasa nasi tim yang lain. Muntah juga bisa terjadi karena bayi kekenyangan makan atau minum.

4. Gangguan sfingter
Pada saluran pencernaan ada saluran makan (esophagus), yang berawal dari tenggorokan sampai lambung, pada saluran yang menuju lambung ada semacam klep atau katup yang dinamkan sfingter. Fungsinya untuk mencegah keluarnya kembali makanan yang sudah masuk ke lambung.
Dalam keadaan ini sfingter belum berfungsi secara sempurna, tetapi akan membaik dengan sendirinya sejalan bertambah usia. Umumnya diatas usia 6 bulan. Namun ada kalanya di usia itu pun sibayi masih mengalami gangguan. Gejalanya biasanya bayi akan sering gumoh terutama sehabis disusui. Kadang, ada juga sfingter dengan gangguan yang disebut hipertropi pylorus stenosis, yaitu adanya otot pylorus yang menebal hingga makanan akan susah turun dari lambung ke usus. Akhirnya keluar muntah. Gejalanya, tiapkali diberikan makanan padat akan muntah tetapi kalau makanan cair tidak. Selain itu berat badannya pun sulit naik. Jika gangguannya berat, makanan cair pun biasanya tak bisa lewat, hingga mengganggu pertumbuhan si bayi karena tidak ada penyerapan makanan. Jika demikian kondisinya, harus dilakukan tindakan operasi secepatnya untuk memperbaiki klepnya hingga saluran makanan dari lambung ke usus bisa jalan dengan lancar. Namun bila gangguannya ringan. Tindakan operasi bisa ditunda. Diharapkan dengan bertambahnya usia, mulai berdiri tegak hingga makanan lebih mudah turun.

Penyebab muntah dan Gumoh menurut pendapat lain :
1. Gangguan mengeluarkan udara, karena udara berada dibawah susu berada dalam perut. Ketika perut bayi berkontraksi, udara keluar dari dalam perut dan membawa susu masuk kembali kekerongkongan. Bisa juga karena bayi baru belajar menyusui, ia menghisap terlalu keras banyak atau terlalu cepat. Bayi yang dipeluk terlalu keras setelah makan juga terpaicu untuk muntah.
2. Alergi terhadap susu formula atau alergen daam makanan yang dimakan ibu dapat berpengaruh pada bayi. Tanda-tanda adanya kepekaan terhadap makanan sebagai penyebab kerewelan, sakit perut, serta tingkah laku gelisah, adalah pola yang disebut dengan kolik 24 jam, yaitu rasa sakit yang terjadi maksimum 24 jam setelah ibu mengkonsumsi agi makanan yang sama.
Umumnya makanan yang berpootensi mengganggu dalam ASI adalah produk olahan berbahan susu, makanan atau minuman yang mengandung kafein (minuman ringan, cokelat, kopi, teh dan sebagainya), biji-bijian dan kacang-kacangan (gandum, jagung, kacang tanah, dan lain-lain), makanan pedas, dan makanan yang mengandung gas (brokoli, bawang putih, tauge, cabe hijau, kembang kol, kubis)
3. Ganguan usus atau kemacetan didalam usus yang membuat susu tidak dapat melintas sehingga kembali ke kekerongkongan, yang paling umum dalam kondisi ini adalah stenosispylorus . tanda-tandanya adalah :
 Bayi muntah dengan semburan yang sangat kuat dan terjadi terus menerus.
 Berat tubuh berkurang atau gagal mempeoleh kenaikan berat badan
 Terjadi tanda dehidrasi: kulit berkerut, mulut kering, mata kering, dan jumlah popok kotor berkurang.
 Perut membengkan seperti balon setelah makan dan dikodongkan setelah muntah.
 Rasa lapar meningkat dan ia bersemangat makan, disusn dengan muntah dan kembali makan dengan bersemangat.
4. Gastroesophagal Reflux, atau kondisi dimana isi lambung yang banyak mengandung asam naik kembali ke kerongkongan. Tanda-tandanya adalah
 Bayi sering menangis sangat keras dan sulit dibujuk untuk diam
 Sering muntah-muntah juga melalui hidung
 Menderita rasa sakit di perut, siang dan malam
 Bangun malam karena sakit
 Rewel setelah makan, menarik-narik kaki dan lututnya kearah dada
 Sering bersedawa kering atau tersedak dan cegukan
 Air liur keluar secar berlebihan.

Tanda-tanda awal adanya masalah dengan pemberian ASI/ susu pada bayi, antat lain :
1. Bayi tidak tenang atau rewel atau selalu gelisah sepanjang waktu
2. Bayi tidak ingin menyusu atau tidak bernafsu
3. Bayi selalu menangis saat atau setalah menyusu
4. Bayi muntah atau gumoh secara berlebihan yang berulang dan sering

Muntah yang harus diwaspadai
1. Muntah yang terus menerus dan tak membaik walaupun telah diobati. Sebab muntah bisa berlanjut dengan dehidrasi (kekurangan cairan) bayi menjadi lemas, bibir dan lidahnya kering, terlihat haus, jarang berkemih dan pansa.
2. Muntah berwarna hijau, ini menandakan adanya kelaian pada saluran pencernaan, yaitu dibawah usus 12 jari. Warna hijau berasal dari cairan empedu.
3. Muntah disertai darah. Hal ini menandakan terjadi luka ditenggorokan akibat bayi sering muntah jika hanya berupa bercak darah. Tetapi jika darah cukup banyak, kemungkinan ada pembuluh darah yang pecah.
4. Muntah akibat keracunan. Bayi mengalami muntah dan diikuti diare. Ini bisa terjadi bila pengasuh kurang menjaga kebersihan saat membuat minuman untuk bayi atau tidak steril. Selain menyebakan keracunan, keadaan ini bisa memicu infeksi saluran pencernaan.
5. Muntah keluar seperti air mancur. Ini menunjukan adanya kelainan pada susunan saraf pusat di otak bayi. Kondisi ini biaanya terjadi setelah bayi jatuh.

C. Penatalaksanaan
Penanganan muntah pada anak tergantung penyebabnya. Bila disebabkan oleh kelainan usus, muntah akan hilang setelah dilakukan tindakan operasi untuk menghilangkan penyebab kelainan tersebut. Bila penyebabnya infeksi, muntah baru berhenti setelah infeksi diobati. Jangan berikan obat anti muntah karena obat tersebut tidak menyembuhkan penyenan muntahnya, malahan dapat menyesatkan bila ternyata anak tengah menderita suatu kelainan saluran pencernaan yang memerlukan upaya bedah. Selain itu muntah juga dapat menimbulkan efek samping.
Adalah sangat penting mengetahui bahwa muntah/ gumoh berlebihan pada bayi yang mengarah pada hal patologis ibu tak perlu khawatir, jika:
 BB bertambah (dalam rentang normal)
 Bayi tampak senang, pertumbuhan dan perkembangan bayi normal.

Ibu perlu khawatir dan penanganan medis, jika :
 Penurunan BB. Tidak ada kenaikan BB
 Infeksi dada berulang
 Muntah disertai darah
 Bayi dehidrasi
 Gangguan penafasan misalnya henti nafas, biru atau nafas dehidrasi
 Muntah kehijauan
 Sakit perut selama 6 jam
 Muncul bintik-bintik merah muda/ keunguan yang tidak hilang saat ditekan
 Bayi muntah selama 6 jam terakhir atau anak selama 12 jam
 Tidak mau minum
 Mengantuk luar biasa dan rewel
Bersihkan muntah dengan lap atau kering agar tak sempat berkontak terlau lama dengan kulit si bayi. Kalau tidak, kulit akan memerah atau terjadi iritasi, yang berarti harus dilakukan pengobatan khusus.
Untuk membersihkan bekas muntah pada pakaian bayi atau perabotan maupun lantai, gangguan campuran air dan soda kue karena dapat menghilangkan noda yang menetap juga menghilangkan baunya.
Beberapa cara meminimalisir gumoh dan muntah pada bayi.
1. Hindari memberikan ASI/ susu saat bayi berbaring, juga agar bayi tetap dalam posisi tegak sekitar 30 menit setelah menyusu.
2. Hindari meletakan bayi dikursi bayi karena akan meningkatkan tekanan pada parut.
3. Hindari merangsang aktifitas yang berlebihan setelah menyusu.
4. Jangan menyusui selagi bayi menangis, berhentilah menyusi untuk menenangkannya.
5.Kontrol jumlah ASI susu yang diberikan. Misalnya berikan ASI / susu dengan jumlah sedikit tapi kering.
6. Sendawakan bayi segera setelah menyusu. Bahkan bayi terkadang masih membutuhkan bersendawa diantara 2 waktu menyusu.
7. Cek lubang dot yang digunakan untuk meberikan ASI/ susu jika lubang terlalu kecil akan meningkatkan udara yang masuk. Jika terlalu besar, susu akan mengalir dengan cepat yang memungkinkan bayi gumoh dan botol dimiringkan sedemikian rupa sehingga susu yang memenuhi bagian dotnya, bukan udara.
8. Hindari memberikan ASI / susu ketika bayi sangat lapar karena bayi akan tergesa-gesa saat minum sehingga akan menimbulkan udara masuk.
9. Jika menyusui, posisi bayi dimiringkan kepalanya lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 450, jadi cairan yang masuk bisa turun kebawah.
10. Jangan mengangkat bayi saat gumoh/ muntah. Segera mengangkat bayi sat gumoh adalah berbahaya karena muntah/ gumoh bisa turun lagi, masuk ke apru-paru sebaiknya miringkan atau tengkurupkan anak, biarkan saja ia muntah sampai tuntas jangan ditahan.
11. Biarkan saja jika bayi mengeluarkan gumoh dari hidungnya. Hal ini justru lebih baik daripada cairan kembali dihirup dan masuk kedalam paru-paru karena bisa menyebakan radang/ infeksi. Muntah pada bayi bukan Cuma keluar dari mulut, tapi juga bisa keluar dari hidung. Hal ini terjadi karena mulut, hidung dan tenggorokan punya saluranb yang berhubunga. Pada saat muntah, ada sebagian yang keluar dari mulut dan sebagian lagi dari hidung. Mungkin karena muntahnya banyak dan tidak bisa semuanya keluar dari mulut, maka cairan itu mencari jalan keluar lewat hidung.
12. Hindari bayi tersedak. Bila sibayi tersedak dan muntahnya masuk ke saluran pernafasan alias paru-paru, ini disebut aspirasi dan berbahaya. Lebih bahaya lagi jika si bayi tersedak susu yang sudah masuk ke lambung karena sudah mengandung asam dan akan merusak paru-paru. Untuk mencegah kemungkinan tersedak, agar setiap kali bayi muntah selalu dimiringkan badannya. Akan lebih baik jika sebelum bayi muntah (saat menunjukan tanda-tanda akan muntah) segera dimiringkan/ didirikan sambil ditepuk-tepuk punggungnya.

fungsi regedit di komputer anda

November 8, 2009 pukul 1:12 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Beberapa tips dan registry dibawah ini cuma berlaku buat Windows XP.
Sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu.

* Klik tombol Start > Run (windows+R).
* Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
* Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
* Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya.
* tekan tombol Save.

Mempercepat Update Registry
Tekan tombol Start > Log Off > Log Off.

Mengganti Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

Mengganti Nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.

Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

Menyembunyikan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Desktop/NameSpace
Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya.
Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}.

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste

Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer).
Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command.
Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).

Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers)
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)

Menyingkirkan File Stored Dari My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer/NameSpace/DelegateFolders
Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee} dengan menekan tombol Del.

Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.

Menyembunyikan Menu Find
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.

Menyembunyikan Help And Support
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru – Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp.
Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

Menyembunyikan Menu Run
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

Restart dgn Cepat !!
Pada key :
HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windoes NT | Current Version | Winlogon

Tambahkan string value EnableQuickReboot

Menyembunyikan Log Off
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff.
Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.

Menyembunyikan Menu Turn Off Computer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose.
Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.

Cleartype Pada Logon Screen
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.

Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon
HKEY_USERS/.DEFAULT/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ThemeManager
Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.

Menampilkan Administrator Di Welcome Screen
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserLis t
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.
Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon
Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.
Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.
Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.

Menyembunyikan Ikon Printer & Faxes dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.

Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowControlPanel dan klik ganda pada bagian tersebut.
Masukkan angka 0 pada Value Data.

Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

Memunculkan Menu Administrative Tools
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.

Memperkecil Ikon Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghilangkan Username Pada Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMenu.
Klik ganda NoUserNameInStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mencegah Perubahan Menu Start
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.
Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_ShowRecentDocs dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CLSID
Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey dibawah ini:
My Network Places:
{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}
My Computer:
{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
My Documents:
{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Recycle Bin:
{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Default IE Icon:
{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.

Menyembunyikan Ikon Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada HideIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Membersihkan Semua Ikon Pada Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop.
Klik ganda pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Membuat Desktop Lebih Stabil
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.
Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghapus Daftar Program Dalam Menu Run
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/RunMRU
Di jendela sebelah kanan, akan terlihat deretan software-software (ditandai secara alphabet a, b, c, d, dan seterusnya).
Untuk menghapusnya, cukup dengan memilih salah satu (atau semua) nama program yang ada dan tekan tombol Del.
Jika muncul jendela konfirmasi untuk penghapusan data, tekan Yes.

Membersihkan Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory.
Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukkan angka 1 pada bagian Value Data.

Menghilangkan Info Tip Pada Ikon Folders Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada FolderContentsInfoTip dengan angka 0.

Mengunci Taskbar
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada TaskBarSizeMove dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menghapus Past Items Icons Pada Taskbar
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\TrayNotify
Hapus IconStreams dan PastIconsStream, kemudian buka Task Manager, pada Tab Processes klik kanan pada explorer.exe dan pilih End Process.
Klik menu File > New Task (Run) dan ketikan kembali explorer dan tekan OK.

Menyembunyikan System Tray
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay.
Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Untuk mengembalikan System Tray masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu.
Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Waktu Delay Ketika Membuka Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada MenuShowDelay dan ubah angka milidetik yang semula 400 menjadi angka lain. Semakin kecil semakin cepat.

Mengatur Ukuran Ikon Di Desktop Dan Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada Shell Icon Size dan ubah angka 32 menjadi angka lainnya, misalnya 10.

Mengganti Warna Windows
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors
Klik ganda Window dan masukkan kombinasi warna RGB (gunakan Adobe PhotoShop untuk menemukan kombinasi warna yang sesuai).

Mengganti Warna Teks Dalam Windows
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Colors
Klik ganda WindowText dan masukkan kombinasi warna RGB.

Menghilangkan Tab Screen Saver
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/System
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispScrSavPage.
Klik ganda NoDispScrSavPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengganti Screen Saver Lewat Registry
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda SCRNSAVE.EXE kemudian masukkan path tempat file Screen Saver yang diinginkan.
Contoh: C:\WINDOWS\ScreenSaver.scr

Menonaktifkan Default Screen Saver
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda ScreenSaveActive dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Untuk mengembalikannya masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Ikon Shortcut
HKEY_CLASSES_ROOT/Inkfile
HKEY_CLASSES_ROOT/piffile
Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts.

Mengubah Style Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada WallpaperStyle dan masukkan angka sebagai berikut di Value Data:
1 > Center
2 > Stretch
3 > Tile

Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies\Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoLowDiskSpaceChecks.
Klik ganda NoLowDiskSpaceChecks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Menu Properties My Computer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit > New > Key dan beri nama Explorer.

Mengubah Ukuran CoolSwitch
(Coba Tekan Alt+Tab, itulah yang disebut dengan CoolSwitch)
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik CoolSwitchColumns dan aturlah seberapa panjang CoolSwitch ini akan ditampilkan dengan memasukkan angka yang diinginkan pada Value Data.
Kemudian klik CoolSwitchRows dan lakukan hal yang serupa.

Menonaktifkan Fungsi CoolSwitch
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada CoolSwitch dan masukkan angka 0.

Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada MinAnimate dan masukkan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.

Mengubah Tombol Kiri Menjadi Tombol Kanan Pada Mouse
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Mouse
Klik ganda pada SwapMouseButtons dan beri angka 1 pada Value Data.

Mengubah Gulungan Baris Pada Scroll Mouse
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda WheelScrollLines masukkan angka yang diinginkan (sesuai dengan baris yang hendak digulung) pada Value Data.

Menyembunyikan System Properties Pada Control Panel
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/don’t load
Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama sysdm.cpl.
Klik ganda sysdm.cpl dan masukkan input Yes pada bagian Value Data.

Menonaktifkan Display Properties
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies
Pada bagian subkey Policies, buat sebuah key baru dengan cara Edit > New > Key dan beri nama System.
Kemudian di subkey System, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispCPL.
Klik ganda NoDispCPL dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengatur Kecepatan Repeat Rate Keyboard
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Keyboard
Klik ganda KeyboardSpeed dan masukkan nilai yang diinginkan. Semakin tinggi angkanya, semakin cepat pula Repeat Rate-nya.

Teks Bergaris Bawah Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda lfUnderline dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mode Word Wrap Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda fWrap dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Status Bar Pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Notepad
Klik ganda StatusBar dan masukkan angka 1 pada Value Data.

DVD Di Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MediaPlayer/Player/Settings
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama DVDUI.
Klik ganda DVDUI dan masukkan teks Yes pada Value Data.

Menambah Identitas Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Policies/Microsoft/Windows
Klik Edit > New > Key dan beri nama WindowsMediaPlayer.
Klik Edit > New > String Value dan beri nama TitleBar.
Klik ganda TitleBar dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

Mengubah Tombol Stop Menjadi Tombol Play Pada Windows Media Player
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/MediaPlayer/Objects/StopButton
Klik ganda onclick dan masukkan teks player.controls.play() pada Value Data.

Memilih Pemutar CD Audio Default
HKEY_CLASSES_ROOT/AudioCD/Shell/Play/Command
Klik ganda (Default) dan masukkan path software yang anda inginkan sebagai pemutar CD Audio secara default.
Misalnya: C:\Program Files\Windows Media Player\wmplayer.exe

Mengembalikan Akses Ke CD-ROM
Setelah menguninstall sebuah program pembakar CD, adakalanya CD-ROM tidak bisa lagi diakses, solusinya:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
Hapus subkey LowerFilters dan UpperFilters dengan menekan tombol Del.

Memperkecil Ukuran Thumbnail Untuk Windows Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Pilih menu Edit > New > Binary Value dan beri nama ThumbnailSize.
Klik ganda ThumbnailSize dan masukkan angka 20 pada Value Data.

Membuat Shortcut Menu Pribadi Di Windows Explorer
HKEY_CLASSES_ROOT/Drive/Shell
Pilih Edit > New > Key dan beri nama Winamp sebagai contohnya.
Klik ganda option (Default) disisi kanan registry editor dan masukkan teks Winamp.
Klik subkey Winamp dan pilih menu Edit > New > Key dan beri nama Command.
Klik ganda option (Default) dan masukkan path C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe pada Value Data.

Enkripsi Melalui Menu Konteks
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EncryptionContextMenu.
Klik ganda EncryptionContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengganti Ikon Pada Drives
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer
Jika belum ada, pilih Edit > New > Key dan beri nama sesuai dengan drive yang diinginkan [contohnya: C untuk drive C:]
Pada value tersebut, buat sebuah Key baru lagi dan beri nama DefaultIcon.
Klik ganda option (Default) dan masukkan path tempat ikon berada (contohnya: D:\Documents\C Drive Icon.ico)

Menyembunyikan Drive
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoDrives.
Klik ganda NoDrives dan tentukan drive mana yang ingin dihilangkan pada Value Data.
Contoh: jika ingin menghilangkan drive E:, masukkan angka 16 pada Value Data.
Kombinasi angka pada Value Data adalah sebagai berikut:
A: > 1
B: > 2
C: > 4
D: > 8
E: > 16
F: > 32
G: > 64
H: > 128
I: > 256
J: > 512
K: > 1024
L: > 2048
M: > 4096
Semua: > 67108863

Membuat Tip Of The Day Windows Explorer
Untuk mengaktifkannya buka Windows Explorer kemudian pilih menu View > Explorer Bar > Tip of the Day.
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Tips
Di jendela sebelah kanan akan terlihat deretan tip-tip yang tersimpan dalam value 0 – 49.
Dua hal yang bisa dilakukan adalah mengganti tip-tip yang dengan klik ganda masing-masing value dengan teks yang diinginkan.
Kedua adalah menambah tip-tip baru dimulai dengan urutan setelah value 49 (misalnya 50 dst.).
Pilih Edit > New > String Value dan beri nama berbentuk angka yang melanjutkan angka terakhir pada tip (misalnya 50 dst.).
Klik ganda pada value yang baru tersebut dan isikan dengan teks yang diinginkan pada Value Data.

Menyembunyikan Advanced Settings Pada Folder Options Windows Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Dibawah key Explorer akan ditemukan subkey bernama Advanced. Klik kanan dan pilih Rename. Ubah nama Advanced menjadi Advancedx.

Kode Curang Bermain Game Hearts
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Applets
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama Hearts.
Klik menu Edit > New > String Value dan beri nama ZB dan isikan angka 42 pada Value Data.
Buka game Hearts pada Start Menu > All Programs > Games. Setelah memasukkan nama pemain, tekan kombinasi tombol berikut:
Ctrl+Shift+Alt+F12 dan semua kartu akan terbuka.

Membersihkan Sampah Registry
HKEY_CLASSES_ROOT/Application
HKEY_CURRENT_USER/Software
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE
Pilih salah satu subkey yang merupakan nama software yang ingin dihapus, kemudian tekan tombol Del.

Membersihkan Sampah Uninstall
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall
Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall.

Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan Dari Add/Remove Programs
HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Uninstall
Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

Menjalankan Program Saat StartUp
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Run
Pilih menu Edit > New > String Value dengan nama Winamp misalnya.
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat program tersebut terinstall (C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe).

Menghapus StartUp Items Di MSCONFIG
Klik Start > Run > ketik msconfig, kemudian klik pada tab startup, hilangkan tanda centang pada program yang ingin dihapus dari daftar startup.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Run
HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Run
Hapus subkey yang berisikan program-program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

Mempercepat Proses Shutdown Windows XP
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control
Klik ganda WaitToKillServiceTimeout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.

Mengganti AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Sore
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International
Klik ganda s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI.
klik ganda s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.

Menonaktifkan Fungsi AutoRun
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukkan angka 95 pada Value Data.

Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Memunculkan Option My Computer Yang Tersembunyi
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Internet Settings/Zones/0
Klik ganda Flags kemudian ganti menjadi Decimal dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi New Window Di Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft/Internet Explorer/Restrictions
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoOpeninNewWnd.
Klik ganda NoOpeninNewWnd dan masukkan 1 pada Value Data.

Mengganti Background Toolbar Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Toolbar
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama BackBitmap.
Klik ganda BackBitmap dan isikan dengan path tempat gambar bitmap (.bmp) yang akan menjadi background toolbar berada pada Value Data.
Contohnya: C:\WINDOWS\Wallpaper.bmp

Mengganti Versi Internet Explorer
Untuk mengetahui versi Internet Explorer yang dimiliki: Help > About Internet Explorer pada browser Internet Explorer.
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer
Klik ganda Version dan masukkan angka yang diinginkan pada Value Data.

Mengecek ProductID Internet Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer/Registration
Lihat ProductID pada key ProductId, pada value tersebut akan tercatat berapa ProductID Internet Explorer yang digunakan.

Mode Full Screen Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main
Klik ganda FullScreen dan masukkan teks Yes pada Value Data.

Mengganti Title Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama Window Title.
Klik ganda Window Title dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

Membersihkan Daftar URL Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/TypedURLs
Hapus value url1, url2 dan seterusnya dengan menekan tombol Del.

Menyembunyikan Tombol Go Pada Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Internet Explorer/Main
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama ShowGoButton.
Klik ganda ShowGoButton dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Mengganti Nama Ikon Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\CLSID\{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
Klik ganda pada value (Default) disamping kanan, masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

Menambahkan Domain .Gov Pada Pencarian Website
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Internet Explorer/Main/UrlTemplate
Pilih Edit > New > String Value dan beri nama dengan angka yang merupakan kelanjutan dari angka-angka yang sudah ada.
Klik ganda pada value tersebut dan ketik %s.gov pada Value Data.

Tweaking Memory Pada Windows XP
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management
Klik ganda pada DisablePagingExecutive dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Apabila diaktifkan,Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk. Sistem operasi dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori lebih dari 128MB.
Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching) untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga Windows XP dapat berjalan lebih cepat.

Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL.
Pada option Default Value masukkan angka 1.

Menghapus Pagefile Saat Shut Down
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management
Klik ganda ClearPageFileAtShutdown dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Memindahkan Pagefile
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management
Klik ganda PagingFiles kemudian ganti path ke lokasi baru yang diinginkan.
Misalnya: D:\pagefile.sys 1024 1024

Mengembalikan Fungsi Search Kedalam Tampilan Lama
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CabinetState
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama UseSearchAsst.
Klik ganda UseSearchAsst dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Device Manager
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama System.
Di subkey System buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDevMgrPage.
Klik ganda NoDevMgrPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengoptimalkan Hard Disk Disaat Komputer Dalam Keadaan Idle
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\OptimalLayout
Buatlah sebuah DWORD Value Baru dan beri nama EnableAutoLayout.
Klik ganda EnableAutoLayout dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghilangkan Opsi Run As Pada Menu Konteks
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama HideRunAsVerb.
Klik ganda HideRunAsVerb dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Windows XP Tour
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Applets\Tour
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Applets\Tour
Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama RunCount.
Klik ganda RunCount dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menyimpan Perubahan Pada Konfigurasi Notepad
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Notepad
Buatlah masing-masing DWORD Value baru dan beri nama fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions.
Klik ganda pada fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.

Informasi Terperinci Di Device Manager
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment
Buatlah sebuah String Value baru atau ubah String Value yang telah ada yang bernama DEVMGR_SHOW_DETAILS.
Klik ganda DEVMGR_SHOW_DETAILS dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menunjukkan Semua Hidden Devices Pada Device Manager
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment
Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES.
Klik ganda DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Task Manager
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\System
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\System
Buatlah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskMgr.
Klik ganda DisableTaskMgr dan masukkan 1 pada Value Data.

Menggunakan Smooth Scrolling Di Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama SmoothScroll.
Klik ganda SmoothScroll dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Image Preview Menggunakan Windows Picture & Fax Viewer
HKEY_CLASSES_ROOT\SystemFileAssociations\image\She llEx\ContextMenuHandlers\ShellImagePreview
Klik ganda pada value Default dan kosongkan nilainya (hapus {e84fda7c-1d6a-45f6-b725-cb260c236066})

Mengubah Setting Thumbnail
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer
Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama ThumbnailSize dan ThumbnailQuality.
Klik ganda ThumbnailSize dan masukkan nilai yang diinginkan sesuai dengan ukuran dalam piksel.
Klik ganda ThumbnailQuality dan masukkan nilai yang diinginkan sesuai dengan persentasi kualitasnya (50% – 100%).

Menonaktifkan Cache Pada Thumbnail
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableThumbnailCache.
Klik ganda DisableThumbnailCache dan masukkan 1 pada Value Data.

Mengubah Warna Pada File Yang Terenkripsi
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer
Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama AltEncryptionColor.
Klik ganda AltEncryptionColor dan masukkan input warna RGB yang diinginkan.
Hints: RR GG BB 00 (Default 00 80 40 00)

Mengubah Warna Pada File Dan Folder Terkompresi
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer
Buat sebuah Binary Value baru jika belum tersedia dan beri nama AltColor.
Klik ganda AltColor dan masukkan input warna RGB yang diinginkan.
Hints: RR GG BB 00 (Default 00 00 ff 00)
Note: Untuk mengaktifkan fitur ini pada Folder Options beri tanda centang Show encrypted or compressed NTFS in color.

Warna Alternatif Pada File Terkompresi
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ShowCompColor.
Klik ganda ShowCompColor dan masukkan 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Web Content Di Explorer Dan Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ClassicShell.
Klik ganda ClassicShell dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan My Computer Dari Desktop Dan Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\NonEnum
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\NonEnum
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}.
Klik ganda {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D} dan masukkan 1 pada Value Data.

Memilih Ikon Desktop Yang Pertama
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SortOrderIndex.
Klik ganda SortOrderIndex dan masukkan nilai berikut pada Value Data sebagai pilihan:
48 > My Documents
54 > My Computer

Menunjukkan Versi Windows Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama PaintDesktopVersion.
Klik ganda PaintDesktopVersion dan masukkan 1 pada Value Data.

Menunjukkan Pop-up Descriptions Di Explorer Dan Item Dekstop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama ShowInfoTip.
Klik ganda ShowInfoTip dan masukkan 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Desktop Cleanup Wizard
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Desktop\CleanupWiz
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun.
Klik ganda NoRun dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Ikon Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInternetIcon.
Klik ganda NoInternetIcon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan My Documents Dari Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder
Ubah nilai dalam key Attributes menjadi 0xf0500174. Tekan F5 untuk melihat hasilnya.

Menghapus Langsung Tanpa Menggunakan Recycle Bin
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecycleFiles.
Klik ganda NoRecycleFiles dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\BitBucket
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NukeOnDelete.
Klik ganda NukeOnDelete dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Advanced File System And Sharing Security
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceGuest.
Klik ganda ForceGuest dan masukkan 0 pada Value Data.

Menonaktifkan NTFS Last Access Time Stamp
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama NtfsDisableLastAccessUpdate.
Klik ganda NtfsDisableLastAccessUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan 8.3 Name Creation (NTFS)
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NtfsDisable8dot3NameCreation.
Klik ganda NtfsDisable8dot3NameCreation dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Dukungan 48-bit LBA Untuk Harddisk Berkapasitas Besar
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Atapi\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableBigLba.
Klik ganda EnableBigLba dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Note: Hanya untuk pengguna Windows XP sebelum SP1.

Menonaktifkan Fungsi CD Burning
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoCDBurning.
Klik ganda NoCDBurning dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama LogonType.
Klik ganda LogonType dan masukkan value sebagai berikut pada Value Data:
0 > Classic Mode
1 > Welcome Screen

Mengaktifkan Fast User Switching
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama AllowMultipleTSSessions.
Klik ganda AllowMultipleTSSessions dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Monitor Power-off Di Jendela Logon
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda PowerOffActive dan ScreenSaveActive dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.
Klik ganda SCRNSAVE.EXE masukkan teks (None) pada Value Data.
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg
Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Passport Balloon Reminder
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MessengerServ ice
Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama PassportBalloon.
Klik ganda PassportBalloon dan masukkan input 0a 00 00 00 pada Value Data.

Mengubah Wallpaper Di Jendela Logon
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Ubah nilai key Wallpaper dan masukkan path tempat lokasi file bitmap (.bmp) yang diinginkan. (contoh: D:/Documents/Wallpaper.bmp)

Membatasi Jumlah Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama AutoLogonCount.
Klik ganda AutoLogonCount dan masukkan angka sesuai dengan batasan jumlah login yang diinginkan.

Kotak Dialog Sebelum Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Klik ganda LegalNoticeCaption dan masukkan input teks judul yang diinginkan (contoh: WARNING).
Klik ganda LegalNoticeText dan masukkan input teks yang diinginkan (contoh: Do Not Attempt to Logon to this system unless you are an authorized user).

Kustomisasi Windows Logon Dan Judul Dialog Keamanan
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama Welcome.
Klik ganda Welcome dan masukkan input teks yang diinginkan.

Memaksa penggunaan Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama ForceAutoLogon.
Klik ganda ForceAutoLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

/Menonaktifkan Login Otomatis Lewat Penggunaan Tombol Shift
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama IgnoreShiftOverride.
Klik ganda IgnoreShiftOverride dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Usernames Dari Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserLis t
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama sesuai dengan username yang diinginkan.
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Mengaktifkan Start Menu Scrolling
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah String Value baru dan beri nama StartMenuScrollPrograms.
Klik ganda StartMenuScrollPrograms dan masukkan input Yes pada Value Data.

Melenyapkan Opsi Undock Computer Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuEjectPC.
Klik ganda NoStartMenuEjectPC dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyoroti Program-Program Baru Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value jika belum ada dan beri nama Start_NotifyNewApps.
Klik ganda Start_NotifyNewApps dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Modifikasi Start Menu Folders
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia dan beri nama antara lain Start_ShowControlPanel, Start_ShowMyComputer, Start_ShowMyDocs, Start_ShowMyMusic, Start_ShowMyPics dan Start_ShowNetConn.
Start_ShowControlPanel – Control Panel
Start_ShowMyComputer – My Computer
Start_ShowMyDocs – My Documents
Start_ShowMyMusic – My Music
Start_ShowMyPics – My Pictures
Start_ShowNetConn – Network Connections
Klik ganda pada masing-masing key dan berikan value pilihan sebagai berikut:
0 = Hidden
1 = Open When Clicked
2 = Expand Contents

Menyingkirkan Program Access And Defaults Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSMConfigurePrograms.
Klik ganda NoSMConfigurePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Menu Disconnect Item
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoDisconnect.
Klik ganda NoDisconnect dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghapus Jejak Di Menu Run
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\RunMRU
Hapus beberapa key yang diinginkan dengan menekan tombol Del.

Mengaktifkan Favorites Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuFavorites.
Klik ganda StartMenuFavorites dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan My Computer Dari Desktop Dan Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\NonEnum
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\NonEnum
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}.
Klik ganda {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D} dan masukkan 1 pada Value Data.

Memilih Ikon Desktop Yang Pertama
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama SortOrderIndex.
Klik ganda SortOrderIndex dan masukkan nilai berikut pada Value Data sebagai pilihan:
48 > My Documents
54 > My Computer

Menunjukkan Versi Windows Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama PaintDesktopVersion.
Klik ganda PaintDesktopVersion dan masukkan 1 pada Value Data.

Menunjukkan Pop-up Descriptions Di Explorer Dan Item Dekstop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama ShowInfoTip.
Klik ganda ShowInfoTip dan masukkan 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Desktop Cleanup Wizard
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Desktop\CleanupWiz
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun.
Klik ganda NoRun dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Ikon Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoInternetIcon.
Klik ganda NoInternetIcon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan My Documents Dari Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\CLSID\{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}\ShellFolder
Ubah nilai dalam key Attributes menjadi 0xf0500174. Tekan F5 untuk melihat hasilnya.

Menghapus Langsung Tanpa Menggunakan Recycle Bin
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecycleFiles.
Klik ganda NoRecycleFiles dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\BitBucket
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NukeOnDelete.
Klik ganda NukeOnDelete dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Advanced File System And Sharing Security
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Lsa
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama ForceGuest.
Klik ganda ForceGuest dan masukkan 0 pada Value Data.

Menonaktifkan NTFS Last Access Time Stamp
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama NtfsDisableLastAccessUpdate.
Klik ganda NtfsDisableLastAccessUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan 8.3 Name Creation (NTFS)
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NtfsDisable8dot3NameCreation.
Klik ganda NtfsDisable8dot3NameCreation dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Dukungan 48-bit LBA Untuk Harddisk Berkapasitas Besar
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Atapi\Parameters
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EnableBigLba.
Klik ganda EnableBigLba dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Note: Hanya untuk pengguna Windows XP sebelum SP1.

Menonaktifkan Fungsi CD Burning
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoCDBurning.
Klik ganda NoCDBurning dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengubah Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama LogonType.
Klik ganda LogonType dan masukkan value sebagai berikut pada Value Data:
0 > Classic Mode
1 > Welcome Screen

Mengaktifkan Fast User Switching
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama AllowMultipleTSSessions.
Klik ganda AllowMultipleTSSessions dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Monitor Power-off Di Jendela Logon
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda PowerOffActive dan ScreenSaveActive dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.
Klik ganda SCRNSAVE.EXE masukkan teks (None) pada Value Data.
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\PowerCfg
Klik ganda CurrentPowerPolicy dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Menonaktifkan Passport Balloon Reminder
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MessengerService
Buat sebuah Binary Value baru dan beri nama PassportBalloon.
Klik ganda PassportBalloon dan masukkan input 0a 00 00 00 pada Value Data.

Mengubah Wallpaper Di Jendela Logon
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Ubah nilai key Wallpaper dan masukkan path tempat lokasi file bitmap (.bmp) yang diinginkan. (contoh: D:/Documents/Wallpaper.bmp)

Membatasi Jumlah Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama AutoLogonCount.
Klik ganda AutoLogonCount dan masukkan angka sesuai dengan batasan jumlah login yang diinginkan.

Kotak Dialog Sebelum Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Klik ganda LegalNoticeCaption dan masukkan input teks judul yang diinginkan (contoh: WARNING).
Klik ganda LegalNoticeText dan masukkan input teks yang diinginkan (contoh: Do Not Attempt to Logon to this system unless you are an authorized user).

Kustomisasi Windows Logon Dan Judul Dialog Keamanan
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama Welcome.
Klik ganda Welcome dan masukkan input teks yang diinginkan.

Memaksa penggunaan Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama ForceAutoLogon.
Klik ganda ForceAutoLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Login Otomatis Lewat Penggunaan Tombol Shift
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru dan beri nama IgnoreShiftOverride.
Klik ganda IgnoreShiftOverride dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Usernames Dari Jendela Logon
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserList
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama sesuai dengan username yang diinginkan.
Klik ganda pada value tersebut dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Mengaktifkan Start Menu Scrolling
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah String Value baru dan beri nama StartMenuScrollPrograms.
Klik ganda StartMenuScrollPrograms dan masukkan input Yes pada Value Data.

Melenyapkan Opsi Undock Computer Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuEjectPC.
Klik ganda NoStartMenuEjectPC dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyoroti Program-Program Baru Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value jika belum ada dan beri nama Start_NotifyNewApps.
Klik ganda Start_NotifyNewApps dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Modifikasi Start Menu Folders
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat beberapa DWORD Value jika belum tersedia dan beri nama antara lain Start_ShowControlPanel, Start_ShowMyComputer, Start_ShowMyDocs, Start_ShowMyMusic, Start_ShowMyPics dan Start_ShowNetConn.
Start_ShowControlPanel – Control Panel
Start_ShowMyComputer – My Computer
Start_ShowMyDocs – My Documents
Start_ShowMyMusic – My Music
Start_ShowMyPics – My Pictures
Start_ShowNetConn – Network Connections
Klik ganda pada masing-masing key dan berikan value pilihan sebagai berikut:
0 = Hidden
1 = Open When Clicked
2 = Expand Contents

Menyingkirkan Program Access And Defaults Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSMConfigurePrograms.
Klik ganda NoSMConfigurePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Menu Disconnect Item
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoDisconnect.
Klik ganda NoDisconnect dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menghapus Jejak Di Menu Run
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU
Hapus beberapa key yang diinginkan dengan menekan tombol Del.

Mengaktifkan Favorites Di Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama StartMenuFavorites.
Klik ganda StartMenuFavorites dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Pinned Programs Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoStartMenuPinnedList.
Klik ganda NoStartMenuPinnedList dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyingkirkan Tombol All Programs Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value dan beri nama NoStartMenuMorePrograms.
Klik ganda NoStartMenuMorePrograms dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menentukan Waktu Respon Untuk Aplikasi Yang Not Responding
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Buat sebuah String Value baru jika belum ada dan beri nama HungAppTimeout.
Klik ganda HungAppTimeout dan masukkan input waktu dalam milliseconds (1000 = 1 seconds).

Otomatis Mematikan Aplikasi Yang Not Responding
HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Mengaktifkan Shutdown Event Tracker
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Reliability
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum ada, dan beri nama ShutdownReasonUI.
Klik ganda ShutdownReasonUI dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Save Pada Konfigurasi Dan Setting Desktop
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoSaveSettings.
Klik ganda NoSaveSettings dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Fungsi Creation Of LastKnownGood Configuration
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
Buat sebuah String Value baru jika belum ada, dan beri nama ReportBootOk.
Klik ganda ReportBootOk dan masukkan angka 0 pada Value Data.

Restart Otomatis Pada BSOD (Blue Screen Of Death)
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\CrashControl
Ubah nilai dalam AutoReboot dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Automatic Daylight Savings Adjustment
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\TimeZoneInformation
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DisableAutoDaylightTimeSet.
Klik ganda DisableAutoDaylightTimeSet dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menonaktifkan Update Device Driver Wizard
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru jika belum tersedia, dan beri nama NoDevMgrUpdate.
Klik ganda NoDevMgrUpdate dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Menyembunyikan Computer Management Option (Klik kanan pada My Computer menu Manage)
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoManageMyComputerVerb.
Klik ganda NoManageMyComputerVerb dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Konfigurasi Automatic Windows Update
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate\AU
Buat beberapa DWORD Value dengan nama sebagai berikut:
NoAutoUpdate
0 – Enable Automatic Updates (Default)
1 – Disable Automatic Updates
AUOptions
2 – Notify for download and notify for install
3 – Auto download and notify for install
4 – Auto download and schedule the install
ScheduledInstallTime
0 to 23 – Install time of day in 24-hour format

Menonaktifkan Windows Key
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Keyboard Layout
Buat sebuah Binary Value dan beri nama Scancode Map.
Klik ganda Scancode Map dan masukkan input sebagai berikut pada Value Data:
00 00 00 00 00 00 00 00 03 00 00 00 00 00 5B E0 00 00 5C E0 00 00 00 00

Lima Tingkatan Kepemimpinan

Agustus 31, 2009 pukul 10:05 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Penghargaan terhadap orangnya
Orang mengikuti Anda karena siapa Anda sesungguhnya dan apa yang Anda wakili Langkah ini adalah bagi para pemimpin yang telah bertahun-tahun menumbuhkan sumber daya manusia serta organisasi-organisasinya. Tidak banyak yang berhasil mencapai tingkatan ini. Mereka yang mencapai tingkatan ini sungguh lebih besar daripada hidup itu sendiri!

Reproduksi” Pengembangan Sumber Daya Manusia
Orang mengikuti karena apa yang telah Anda perbuat bagi mereka secara pribadi Di sinilah terjadinya pertumbuhan jangka panjang. Komitmen Anda untuk mengembangkan para pemimpin akan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan terhadap organisasi maupun sumber daya manusianya. Lakukanlah semampu Anda untuk mencapai serta bertahan pada tingkatan ini.

Hasil-hasil” Produksi
Orang mengikuti karena apa yang telah Anda perbuat bagi organisasi
Disinilah sukses dirasakan oleh kebanyakan orang. Mereka senang bersama Anda dan apa yang Anda lakukan. Masalah-masalah dapat diperbaiki dengan sedikit upaya karena momentumnya (Jangan biarkan momentumnya berhenti!)

Hubungan-hubungan” yang Mengizinkan
Orang mengikuti karena kehendak sendiri Orang mengikuti Anda melampaui kewenangan Anda. Tingkatan ini memungkinkan bekerja itu menyenangkan. Wanti-wanti: terlalu lama bertahan di tingkatan ini tanpa naik ke tingkatan berikutnya akan menyebabkan orang-orang yang sangat termotivasi menjadi resah.

Hak-hak” Posisi (Gelar)
Orang mengikuti karena terpaksa Pengaruh Anda takkan melampaui batas-batas uraian tugas Anda. Semakin lama Anda memegang posisi ini, semakin tinggi tingkat pergantian karyawan dan semakin rendah moral karyawan. Orang akan membatasi Anda; memasang pagar di sekeliling Anda. Anda tidak mungkin bertahan lebih dari dua tahun.

Pujian itu mudah pudar

Agustus 31, 2009 pukul 9:57 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Salah satu komoditi dalam kehidupan yang paling dirasakan tidak cukup oleh kebanyakan orang adalah pujian. Ego itu tidak pernah demikian utuhnya sehingga tak dapat ditemukan sebuah lubang untuk memasukkan sedikit pujian. Namun, pujian itu sifatnya cepat pudar hanya berjam-jam atau berhari-hari setelah kita mendapatkannya – itulah sebabnya mengapa kita selalu dapat memberikannya lagi”.

—- Phyllis Theroux

Hambanya para hamba

Agustus 31, 2009 pukul 9:54 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Biarlah setiap harinya penuh dengan kerendahan hati; rendahkanlah dirimu terhadap segala kelemahan dan catat-cela sesamamu, tutupilah kelemahan mereka, kasihilah kesempurnaan mereka, doronglah kebajikan mereka, penulihan keinginan mereka, bersukacitalah dalam keberhasilan mereka, berbelas kasihlah terhadap penderitaan mereka, terimalah persahabatan mereka, lupakanlah ketidak-murahan mereka, ampunilah niat jahat mereka, jadilah hambanya para hamba, dan rendahkanlah dirimu untuk melaksanakan tugas yang paling rendah dari manusia yang paling rendah.

Sebuah Renungan

Juni 28, 2009 pukul 10:08 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

kita menginginkan segalanya indah tak ada hambatan  yang berarti menghalangi niat dan kesempatan kita. tapi kenyataanya sebaliknya justru kita dihadapkan dengan fenomana dan pembelajaran yang harus kita hadapi dan sikapi supaya kita bisa keluar dari permasalahan tersebut. jalan terbaik yang harus kita lakukan adalah syukuri apa yang telah menimpa kita dan renungkan apakah ada hal hal kecil yang bisa kita ambil hikmah dari permasalah tersebut. dibawah ini ada sebuah renungan untuk kita

  • Kita memiliki gedung-gedung yang tinggi, tetapi semakin rendah ketahanan kita akan amanah.
  • Kita membangun banyak jalan-jalan besar, tetapi wawasan kita semakin sempit.
  • Kita banyak menghabiskan uang, tetai semakin sedikit apa yang kita punya.
  • Banyak membeli tetapi makin sedikit yang bisa kita nikmati.
  • Rumah-rumah kita bertambah besar, akan tetapi keluarga kita semakin kecil.
  • Rumah-rumah yang semakin nyaman, tapi makin sedikit waktu yang kita miliki untuk menikmatinya.
  • Rumah-rumah yang semakin elok, tetapi keluarga yang berantakan.
  • Inilah masa pendapatan yang berganda, tetapi perceraian bertambah.
  • Kita memiliki semakin banyak gelar, tetapi semakin sempit akal.
  • Semakin banyak pengetahuan, tapi semakin sempit penilaian pada yang baik dan buruk.
  • Semakin banyak ahli, akan tetapi semakin banyak pula masalah.
  • Semakin banyak ditemukan obat,  tetapi semakin berkurang kesehatan.
  • Kita terlalu banyak merokok, ceroboh, terlalu jarang tertawa, mengemudi terlalu cepat, semakin kerap marah, susah tidur, bangun dalam keadaan yang terlalu penat, terlalu sedikit membaca, terlalu banyak menonton televisi dan sangat jarang berdo’a.
  • Kita telah melipatgandakan keinginan, akan tetapi mengurangi nilai-nilai diri kita.
  • Terlalu banyak bicara dan kurang mendengar
  • Terlalu sedikit mencinta, terlalu banyak membenci
  • Kita telah belajar bagaimana mencari nafkah, tapi tidak mencari hidup
  • Kita telah mampu menambahkan tahun-tahun dalam kehidupan kita, tapi gagal membawa kehidupan dalam tahun-tahun hidup kita.
  • Kita telah melakukan hal-hal yang lebih besar, tetapi gagal melakukan hal-hal yang lebih  baik.
  • Kita telah membershihkan udara, tetapi jiwa kita penuh polusi
  • Kita telah menaklukkan atom, akan tetapi tidak mamapu menaklukkan prasangka buruk.
  • Kita banyak menulis, tetapi sedikit belajar
  • Kita banyak berencarana, tetapi sedikit menggapai
  • Kita belajar untuk mengejar, tetapi tidak belajar menunggu
  • Inilah zamannya makanan yang cepat saji dan pencernaan yang lambat.
  • Manusia-manusia lebih besar fisiknya, tetapi kerdil karakternya.
  • Inilah kalanya perjalanan yang semakin singkat, pakaian sekali pakai, moralitas yang terbuang, kelebihan berat badan, dan pil-pil yang dapat melakukan segalanya ; membuat gembira, menenangkan dan sekaligus Membunuh !
  • Inilah waktunya ketika banyak hal-hal yang dipamerkan dan semakin sedikit yang disimpan.
  • Ingatlah sesungguhnya hidup tidak diukur dengan berapa banyak hembusan napas yang kita ambil.
  • Tetapi hidup diukur dengan saat-saat terakhir hembusan napas kita.
  • Semoga hari-hari yang telah berlalu menjadi pelajaran, pengalaman dan introspeksi bagi kita, dan semoga Esok yang sesungguhnya menjadi lebih baik.

KETIKA CINTA BERTASBIH NOVEL

Juni 28, 2009 pukul 9:34 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag:

Ketika Cinta BErtasbih 2

Pengembangan kepemimpinan transpormasional

Juni 28, 2009 pukul 9:14 am | Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar

Pengembangan kepemimpinan transpormasional

Faktor Utama yang menyebabkan rendahnya kemampuan lembaga pendidikan Islam dalam memberdayakan sumber daya yang dimilikinya adalah lemahnya kepemimpinan lembaga pendidikan.Dimasa kini dan masa mendatang kepemimpinan lembaga pendidikan Islam dituntut untuk memiliki kemampuan (1) mengidentifiksi diri sebagai agen perubahan (2) berani dan teguh, (3) memiliki kepercayaan pada orang lain, (4) dapat berperan sebagai value-driven, (5) memiliki sikap pembelajar seumur hidup, (6) mempunyai kemampuan untuk menghadapi kompleksitas, dan ketidakpastian, serta (7) visionaris.

  1. A. Tangtangan Umum Pendidikan di Indonesia

Masalah-masalah internal sistem pendidikan kita :

Pertama rendahnya pemerataan kesempatan belajar (equity)

Kedua rendahnya mutu akademik terutama dalam penguasaan ilmu pengetahuan alam, matematika, serta bahasa.

Ketiga redahnya efisiensi internal, terutama dengan banyaknya peserta didik yang mengulang kelas dan lamanya masa studi yang melampaui waktu standar yang ditetapkan.

Keempat rendahnya efisiensi eksternal sistem pendidikan atau yang biasa disebut dengan relevansi pendidikan.

Kelima, kecendrungan terjadinya penurunan akhlak dan moral.

Para ahli memperkirakan bahwa problematika kemanusiaan dan lingkungan yang akan dihadapi umat manusia dimasa mendatang akan lebih serius, kompleks, dan endemik.

Umat manusia dimasa yang akan datang diperkirakan akan terjangkit penyakit-penyakit psikososial yang akut dan endemik. Keterasingan (alienation), stres, keberingasan sosial, ekstrimitas, kecanduan dan ketergantungan luar biasa pada obat, dan lain sebagainya adalah jenis-jenis penyakit psikososial-sosial yang akan banyak ditemui pada umat manusia dimasa mendatang.

  1. B. Pendidikan Islam Sebagai Alternatif

Dalam membangun manusia yang segenap potensinya berkualitas, diperlukan lembaga pendidikan terpadu yang unsur-unsur kependidikannya memadai.

Model pendidikan yang berbasis kepada paradigma pendidikan Islam sesungguhnya telah diterapkan di beberapa lembaga pendidikan terpadu, namun, karena sistem pendidikan yang baik harus memeperhatikan prinsip pemertaan (equity), maka model pendidikan tersebut perlu dikembangkan secara lebih luas. Upaya ini hanya bisa dilakukan apabila partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan dapat ditingkatkan, sehingga pendidikan tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat.

  1. C. Tangtangan-tangtangan Lembaga Pendidikan Islam

Melihat pola pendidikan Islam yang berkembang di Indonesia, orientasi pendidikannya diarahkan untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan dan penghayatan nilai-nilai ajaran Islam, tampaknya tidak menjadi problem yang begitu mendesak.

Tangtangan yang dihadapi secara serius adalah bagaimana pendidikan Islam mampu mempersiapkan peserta didik untuk bersaing di dunia kerja setelah mereka lulus.Dalam konteks ini, terdapat dua problem yang dihadapi oleh pendidikan Islam, yaitu sebagai berikut:

Pertama, problem yang berkaitan denagn dualisme-ilmu. Dualisme ilmu antara “ilmu-ilmu agama” disatu sisi dan “Ilmu-ilmu sekuler”

Kedua, problem yang terkait dengan kualifikasi guru dan tenaga pengajar.

Tangtangan eksternal yang dihadapi oleh pendidikan Islam sekarang ini dapat dibagi ke dalam dua jenis. Pertama adalah tangtangan yang berkembang bersamaan dengan krisis yang dialami oleh manusia dan peradaban modern yang terjadi secara lebih spesifik dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Oleh karena, optimalisasi lembaga pendidikan Islam menajdi suatu tuntutan yang tidak dapat ditawar, maka untuk itu diperlukan kepemimpinan lembaga pendidikan Islam yang tangguh, Visioner, kreatif, inovatif, serta mampu memberi motivasi, semangat, dan spirit kerja kepada bawahannya.

  1. D. Signifikan Pengembangan Strategi Kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam

Konsekuensi dari pembelajaran yang dapat mengembangkan potensi kepasitas anak didik adalah model sekolah yang mempunyai karakteristik; (a) kepemimpinan pendidikan yang profesional; (b) fokus diperkirakan pada masa depan; (c) tes sebagai umpan balik berkesinambungan: (d) iklim sekolah yang menyenangkan; (e) pengembangan dasar keahlian.

Eksistensi lembaga pendidikan islam tersebut mengandung makna yang melintasi dimensi kemasyarakatan dan kebijakan pendidikan, baik pada tataran lokal maupun nasional.

Pada hakikatnya, penyelenggaraan pendidikan dibangun oleh kebersamaan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukungnya.

Sedangkan faktor pendukungnya adalah seperangkat masukan, dalam proses pendidikan dan keluaran mempunyai tingkat ketergantungan yang tinggi untuk sinergi. Adapun faktor-faktor sebagai tangtangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan Islam, meliputi hal-hal berikut:

  1. Manajemen
  2. Kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam

Kondisi itu dapat diidentifikasi secara analisisi empirik, antara lain sebagai

  1. Krisis kepercayaan terhadap pimpinan merupakan salah satu dasar dalam menurunnya komitmen anggota organisasi.
  2. Sistem rekruitmen pemimpin di lingkungan pendidikan Islam dipandang dari sudut pengembangan sumber daya manusia kependidikan masa kini.
  3. Terbatasnya otonomi kepemimpinan lembaga pendidikan Islam.
  4. Tereduksinya nilai-nilai pengawasan yang dilaksanakan oleh tingkat vertikal atas (pengawas)
  5. Kondisi diatas, dapat diduga bahwa kinerja madrasah belum memuaskan sesuai dengan harapan masyarakat.

KARAKTERISTIK LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

  1. A. Hakikat Lembaga Pendidikan Islam

Pendidikan dilaksanakan untuk mengantarkan anak didik dalam menghadapi masa depannya. Dengan demikian, pendidikan selalu berorientasi untuk masa depan, tanpa harus melupakan sejarah dan masa lalu.

Pendidikan Islam adalah bersumber pada pendidikan yang diberikan oleh Allah sebagai pendidik seluruh ciptaaan-Nya, termasuk manusia. Dalam konteks yang luas, pengertian pendidikan Islam yang terkandung didalam kata al-tarbiyah terdiri atas empat unsur pendekatan, yaitu (1) memelihara dan menjaga fitrah anak didik menjelang dewasa (baligh); (2) mengembangkan seluruh potensi menuju kesempurnaan; (3) mengerahkan seluruh fitrah menuju kesempurnaan; dan (4) melaksankan pendidikan secara bertahap. (An-Nahlawy, 1992:32).

Dengan demikian, maka pendidikan Islam dapat dimaknai sebagai satu proses penyampaian informasi (berkomunikasi) yang kemudian diserap oleh masing-masing pribadi (internalisasi), sehingga menjiwai cara berfikir, besikap, dan bertindak (Individulaisasi), baik untuk dirinya maupun hubungannya dengan Allah (Ibadah) dan hubungannya dengan manusia lain atau masyarakat (Sosialisasi) serta makhluk lain dalam alam semesta maupun lingkungan (mu’amalah ma’a al-makhluk) dalam kedudukannya sebagai hamba Allah.

  1. B. Dasar Penyelenggaraan Lembaga Pendidikan Islam

Karena dasar atau landasan pendidikan sangat bergantung kepada pandangan hidup (worldview), filosofi, dan kesadaran masyarakat suatu bangsa, maka setiap bangsa mempunyai dasar pendidikannya sendiri, yang mungkin berbeda dengan dasar pendidikannya sendiri, yang mungkin berbeda dengan dasar pendidikan bangsa lain.

Penyelenggaraan lembaga pendidikan Islam di Indonesia memiliki dua dasar atau landasan, yaitu (1) landasan atau dasar ideal, dan (2) landasan konstitusional.

  1. 1. Landasan atau dasar ideal

1)      Al-Qur’an

Nabi Muhammad saw sebagi pendidik pertama. Pada masa awal pertumbuhan Islam telah menjadikan Al-Qur’an sebagai dasar pendidikan Islam di samping Sunnah beliau sendiri.

2)      Sunnah

Amalan yang dikerjakan oleh Rasulullah saw. Dalam proses perubahan hidup sehari-hari menjadi sumber utama pendidikan Islam setelah Al-Qur’an, karena Allah SWT menjadikan Muhammad sebagai teladan bagi umatnya.

3)      Perkataan, Pebuatan dan sikap dan Sikap Para sahabat

Perkataan mereka merupakan sumber yang memiliki validitas normatif, karena Allah sendiri telah menjamin didalam Al-Qur’an tentang keagungan para sahabat.

4)      Ijtihad

Al-Qur’an dan Hadist disebut dasar pokok, sedangkan sikap dan perbuatan para (atsar) sahabat serta ijtihad disebut sebagai dasar tambahan. Dasar tambahan ini dapat dipakai selama tidak bertentangan denga dasar pokok.

  1. 2. Landasan Konstitusional

Keberadaan lembaga pendidikan Islam secara konstitusional telah diakui, terutama dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

  1. C. Prinsip-prinsip Penyelenggaraan Lembaga Pendidikan Islam

Dikaitkan dengan penyelenggaraan pendidikan, agaknya prinsip pendidikan dapat diartikan sebagai kebenaran universal, yang dapat dijadikan dasar dalam merumuskan perangkat pendidikan, prinsip pendidikan dapat diambil dari dasar pendidikan, baik berupa agama ataupun ideologi negara yang dianut.

  1. 1. Prinsip yang berangkat dari Hakikat Manusia Menurut Islam

Pendidikan Islam berdiri diatas prinsip yang memandang manusia memiliki tiga hakikat, yaitu : (1) fitrah, (2) kesatuan ruh dan jasad; (30 kebebasan berkehendak.

  1. 2. Prinsip Integral dan terpadu

Tidak dibenarkan adanya dikotomi pendidikan, yaitu antara pendidikan agama dengan pendidikan agama dengan pendidikan umum. Para peserta didik harus dapat memahami Islam sebagai a total way of life yang dapat mengatur berbagai aspek kehidupan manusia. Pendidik garus dapat melakukan perubahan orientasi mengenal konsep “ilmu” yang secara langsung dikaitkan dengan dalil-dalil keagamaan, dan sebaliknya ajaran agama dikorelasikan dengan ilmu pengetahuan, sehingga wawasan anak didik menyatu dalam agama dan ilmu pengetahuan.

  1. 3. Prinsip Keseimbangan

Prinsip keseimbangan yang mendasari pendidikan Islam yaitu :

a)      Keseimbangan antar kehidupan duniawi dan ukhrawi

b)      Keseimbangan antara badan dan ruh, dan

c)      Keseimbangan antara individu dan masyarakat. (ramayulis 2004:12)

  1. 4. Prinsip Universal

Prinsip universal ini maksudnya adalah pandangan yang menyeluruh pada agama, manusia, masyarakat, dan kehidupan Agama Islam yang menjadi dasar pendidikan Islam itu bersifat universal, baik dalam pandangan dan tafsirannya terhadap wujud, alam jagat, maupun pandanganya terhadap kahidupan.

  1. 5. Prinsip Dinamis

Prinsip ini menekankan pada dinamika pendidikan, khususnya yang terkait tujuan atau kompetensi yang ingin dicapai, kurikulum pendidikan, dan metode-metode pembelajarannya, bahkan pendidikan Islam selalu membaharui diri dan mengembangkannya.

  1. D. Tujuan Penyelenggaraan Lembaga Pendidikan Islam

Tujuan pendidikan Islam harus mengacu kepada Al-Qur’an,Hadist, serta tujuan pendidikan Nasional, yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional.

Menurut Abu Ahmadi (1999:63) tahap-tahap tujuan pendidikan Islam secara konseptual meliputi : (1) tujuan tertinggi/terakhir; (2) tujuan umum; (3) tujuan khusus; dan (4) tujuan sementara.

  1. E. Kurikulum Pendidikan pada lembaga Pendidikan Islam

Kurikulum adalah sejumlah pengalaman pendidikan, kebudayaan, sosial, olahraga, dan kesenian yang disediakan oleh sekolah bagi murid-murdinya di dalam dan diluar sekolah dengan maksud menolong untuk berkembang menyeluruh dalam segala segi dan merubah tingkah laku mereka sesuai dengan tujuan-tujuan pendidikan (Asy-Syaibany, 1979:485).

Konsep dasar kurikulum menurut fungsinya

  1. 1. Konsep Kurikulum Pendidikan
    1. Kurikulum sebagai program studi
    2. Kurikulum sebagai Konten
    3. Kurikulum sebagai kegiatan berencana
    4. Kurikulum sebagai hasil belajar
    5. Kurikulum sebagai reproduksi kultural
    6. Kurikulum sebagai pengalaman belajar
    7. Kurikulum sebagai produksi
  1. 2. Dasar Kurikulum Pendidikan Islam
    1. Dasar Agama
    2. Dasar falsafah
    3. Dasar Psikologis
    4. Dasar Sosial

Dengan berlandaskan kepada dasar-dasar ini, maka diharapkan kurikul pendidikan Islam akan dapat mengantarkan pendidikan Islam pada tujuan yang diharapkan.

  1. 3. Prinsip-prinsip Kurikulkum Pendidikan Islam

Prinsip-prinsip acuan kurikulum pendidikan Islam adalah sebagai berikut:

  1. Berorientasi pada Islam
  2. Prinsip menyeluruh (universal)
  3. Prinsip keseimbangan yang relatif antar tujuan –tujuan dan kandunga-kandungan kurikulum
  4. Prinsip-prinsip interaksi prinsip pemeliharaan perbedaan-perbedaan individual diantar peserta didik.
  5. Prinsip perkembangan dan perubahan
  6. Prinsip Pertautan (Integritas)
  7. F. Karakteristik Pondok Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam
    1. 1. Asal-usul Pesantren

Pondok pesantren adala lembaga pendidikan tertua di tanah air. Ia diperkirakan sudah ada sejak negeri ini belum merdeka.

Pendidikan pesantren memiliki dua sistem pengajaran, yaitu sistem sorogan, yang sering disebut sistem Individual, dan sistem bandongan atau wetonan yang sering disebut kolektif.

Metode utama sistem pengajaran di lingkungan pesantren ialah sistem bandongan atau weweton.

Pesantren sekarang ini dapat dibedakan kepada dua macam yaitu pesantren tradisional dan pesantren modern.

Tujuan proses modernisasi pondok pesantren adalah berusaha untuk menyempurnakan sistem pendidikan Islam yang ada dipesantren.

Sebuah pesantren meniscayakan dirinya dengan kelengkapan adanya :

  1. Pondok/Asrama
  2. Masjid
  3. Santri
  4. Kiai
  5. Kegiatan Belajar Mengajar (Dhofier, : 1994:28)
  1. 2. Pembelajaran di Pesantren

Istilah kegiatan belajar mengajar di pesantren yang lazim digunakan oleh para santri adalah “Pengajian” yang didalamnya mengandung kesakralan.

Pola pengajian di Pesantren secara garis besar dapat dibedakan sebagai berikut;

  1. 1. Sistem Sorogan

Model pengajian sorogan adalah cara-cara belajar yang diterapkan kepada santri baru yang masih memerlukan bimbingan individual.

  1. 2. Sistem Bandongan

Metode belajar dengan menggunakan sistem bandongan merupakan metode utama sistem pendidikan pesantren. Dalam model in, sekelompok santri (antara 5 sampai 500 orang) mendengarkan dan memperhatikan seorang kiai yang membaca, menerjemahkan, menerangkan, dan seringkali mengulas kitab kuning/klasik.

  1. 3. Sistem Musyawarah

Pengikut sistem ini terbatas bagi mereka yang betul-betul telah menguasai materi kitab kuning/klasik dengan baik (santri senior atau ustadz). Pola belajar dengan menggunakan sistem ini lebih mirip dengan metode diskusi atau seminar.

  1. G. Karakteristik Madrasah Sebagai Lembaga Pendidikan Islam

Kelahiran madrasah sesungguhnya juga berlandaskan pada dua faktor penting, Pertama pendidikan Islam tradisional (surau, masjid, pesantren) dianggap kurang sistematis dan kurang memberikan kemampuan pragmatis yang memadai. Kedua, laju perkembangan sekolah-sekolah gubernemen dikalangan masyarakat cenderung meluas dan membawa watak sekularisme, sehingga harus diimbangi dengan sistem pendidikan Islam yang memiliki model dan organisasi yang lebih teratur dan terencana. Pertumbuhan madrasah sekaligus menunjukan adanya dua pola respon umat islam yang lebih progresif, tidak semata-mata defensif, terhadap politik pendidikan Hindia Belanda.

PENDIDIKAN KEPEMIMPINAN DALAM PERSEPEKTIF ISLAM

  1. A. Konsespi Umum Kepemimpinan
    1. 1. Pengertian dan Hakikat Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah pengaruh yang dimiliki seseorang dan pada gilirannya akibat pengaruh yang dimiliki seseorang dan pada gilirannya akibat pengaruh itu bagi orang yang hendak dipengaruhi. Peranan penting dalam kepemimpinan adalah upaya seseorang yang memainkan peran sebagai pemimpin guna mempengaruhi orang lain dalam organisasi/lembaga tertentu untuk mencapai tujuan,

  1. 2. Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Kependidikan

Seorang pemimpin dapat digambarkan sebagai orang yang bekerja sesuai dengan kebutuhan waktu, dan sangat terlatih untuk mencari dan menganalisi informasi secara berkesinambungan.

  1. 3. Kepimimpinan dan Masalah/Misi Organisasi

Faktor dominan dalam pengambilan keputusan pihak pimpinan, adalah perumusan misi, tujuan dan sasaran yang diemban oleh institusi

Misi merupakan pernyataan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan dalam produk dan pelayanan yang ditawarkan sesuai kebutuhan yang dapat ditanggulangi, kelompok masyarakat yang dilayani, nilai-nilai yang dapat diperoleh, serta aspirasi dan cita-cita dimasa depan.

Visi keberhasilan dapat dijelaskan sebagai suatu deskripsi tentang bagaimana seharusnya rupa dari suatu organisasi pada saat ia berhasil dengan sukses melaksanakan strateginya dan menemukan dirinya yang penuh potensi yang mengagumkan.

  1. 4. Kepemimpinan dan Fungsi memotivasi

Motivasi dan kepemimpinan merupakan dua topik dari wilayah yang mandasar bagi peneliti dan praktisi manajer, khususnya menganalisis posisi dan perilaku organisasi.

Motivasi merupakan suatu konsep fenomena yang kompleks sebab mempunyai efek dan multisikap yang dapat dirasakan.

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pemahaman motivasi kerja meliputi : (1) apakah ada tenaga manusia untuk berperilaku, (2) apakah perilaku itu harus ada penghubung, (3) apakah perilaku harus dipelihara.

  1. 5. Model-Model Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah kemampuan untuk menggunakan berbagai kekuasaan untuk mempengaruhi perilaku pengikut melalui sejumlah cara.

  1. pendekatan ciri terhadap kepemimpinan
  2. pendekatan perilaku terhadap kepemimpinan
  3. pendekatan fungsi kepemimpinan
  4. pendekatan kontingensi terhadap kepemimpinan
  5. pendekatan kekuatan
  1. 6. Berbagai Pendekatan dalam Studi Kepemimpinan

Berikut uraian keempat macam pendekatan tersebut.

  1. Pendekatan pengaruh kewibaawaan (power influence approach)
  2. Pendekatan sifat (the trait approagh)
  3. Pendekatan perilaku (the behavior approach)
  4. Pendekatan situasional (situational approach)

  1. 7. Fungsi-fungsi Kepemimpinan

Fungsi-fungsi kepemimpinan yaitu; membangkitkan kepercayaan dan loyalitas bawahan, mengkomunikasikan gagasan kepada orang lain, dengan berbagai cara mempengaruhi orang lain, menciptakan perubahan secara efektif didalam penampilan kelompok, dan menggerakan orang lain, sehingga secara sadar orang lain tersebut mau melakukan apa yang dikehendaki. (wahjosumidjo).

  1. 8. Syarat-syarat Kepemimpinan

Pemimpin yang berkualitas adalah pemimpin yang memiliki kemampuan dasar, kualifikasi pribadi, serta pengetahuan dan keterampilan profesional. Keahlian atau kemampuan dasar, yaitu sekelompok kemampuan yang harus dimiliki oleh tingkat pemimpin apapun, yang mencakup: conceptual skills, human skill, dan technical skills. (Tracey, 1974;53-550.

  1. 9. Gaya Kepemimpinan

Kepemimpinan merupakan kemampuan dari seseorang dalam mempengaruhi dan menggerakan bawahan dalam suatu organisasi guna tercapainya tujuan organisasi. Terdapat empat macam pendekatan studi kepemimpinan, yaitu : (1) pendekatan pengaruh kewibawaan, (2) pendekatan sifat, (3) pendekatan perilaku, dan (4) pendekatan situasional.

  1. B. Kepemimpinan dalam Persefekti Islam
    1. 1. Konsepsi Umum Kepemimpinan Islam

Pada dasarnya, Al-Quran dan hadist tidak membedakan jenis kepemimpinan dalam masyarakat. Karena menurut konsepsi Islam, seorang pemimpin masyarakat, idealnya juga harus menjadi pemimpin agama.

  1. 2. Syarat-syarat Kepemimpinan Islam

Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang akan menjadi pemimpin, syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Kuat akidahnya
  2. Adil dan Jujur
  3. Mencintai dan mengutamakan kepentingan rakyat dari pada kepentingan golongan.
  4. Mampu menumbuhkan kerjasama dan solidaritas sesama umat.
  5. Bersikap terbuka dan sanggup mendengarkan pendapat dan ide orang lain.
  6. Pemaaf dan memiliki jiwa teleransi yang tinggi.
  1. 3. Petunjuk Menjadi Pemimpin Yang baik

Untuk menjadi pemimpin yang baik harus memperhatikan pedoman-pedoman berikut ini.

  1. Menjungjung tinggi prinsip musyawarah
  2. Membuat kebijaksanaan dan perintah yang baik dan benar.
  3. Memiliki pengetahuan yang memadai
  4. Ikhlas
  5. Bertanggung jawab
  6. Tidak berlaku boros dan melampaui batas.

STRATEGI KEPEMIMPINAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

  1. A. Model-Model Kepemimpinan

Sebagai gambaran tentang kepemimpinan yang daipandang representatif dalam menghadapi perubahan, akan dibahas terlebih dahulu model kepemimpinan.

  1. 1. Model Kepemimpinan Transaksional

Pemimpin transaksional adalah layaknya seorang manajer (is very much a manager), dan tidak dianggap sebagai pemimpin dalam arti sesungguhnya.

  1. 2. Model kepemimpinan Transasksional

Konsep awal tentang kepemimpinan transformasional telah dimulai sejak Burns (1978) menjelaskan kepemimpinan trasformasional sebagai suatu proses yang pada dasarnya “para pemimpin dan pengikut saling menaikan diri ke tingkat moralitas dan motivasi yang lebih tinggi’.

  1. “I” pertama adalah Idealized influence.
  2. ‘I” kedua adalah Inspiration motivation.
  3. “I” ketiga adalah Intellection stimulation
  4. “I” keempat Individualized consideration
  1. 3. Perbedaan Perilaku Transaksional

Burs membedaan kepemimpinan yang mentransformasi (tranforming leadership) dengan kepemimpinan transaksional (transactional leadership).

Para pemimpin korporasi saling menukar upah dan usaha transaksional dengan bawahan menyangkut nilai-nilai, berupa nilai-nilai yang relevan bagi proses pertukaran, seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab. Kepemimpinan adalah sebuah proses, bukan sejumlah tindakan yang mempunyai ciri-ciri sendiri.

  1. 4. Kepemimpinan Transaksional Versusu Kepemimpinan Kharismatik

“Kharismatik adalah bagian yang penting dari kepemimpinan transformasional, namun kharisma itu sendiri tak cukup bagi proses transformasional, namun kharisma itu sendiri tak cukup bagi proses transformasional.

Pemimpin kharismatik lebih daripada hanya percaya diri dalam keyakinannya, mereka melihat dirinya seperti mempunyai tujuan dan takdir supranatural.

  1. 5. Hubungan Kepemimpinan dan Budaya Organisasi

Hakikat kepemimpinan adalah mentrasformasikan atau memperkuat kembali sebuah organisasi. Budaya adalah aset yang tidak nyata (intangible asset) pada organisasi dan cenderung tidak langsung, tetapi mempunyai peranan penting sebagai cara befikir, menerima keadaan dan merasakan sesuatu dalam organisasi.

  1. a. Budaya organisasi

Persefektif budaya organisasi tampak memberikan pemahaman kapada kita bahwa budaya organisasi tidak hanya dapat didefinisikan, melainkan dapat diwujudkan dalam berbagai aktivitas organisasi oleh seluruh unsur yang ada.

  1. b. Karakterisktik budaya Organisasi

Budaya organisasi bersifat relatif bervariasi sesuai dengan karakteristiknya. Karaketristiknya organisasi, ditentukan oleh faktor-faktor seperti latar belakang, tujuan, dan sasaran, serta waktu dan tempat. Namun demikian ada beberapa faktor dominan yang dapat dijadikan bahan pengkajian.

Karakteristik penting dari budaya organisasi yaitu sebagai berikut:

  1. Aturan-aturan perilaku
  2. Norma-norma
  3. Nilai-nilai dominan
  4. Filosofi
  5. Peraturan-peraturan
  6. Iklim organisasi
  1. c. Model-model budaya organisasi

Budaya organisasi secara umum juga dapat diklasifikasikan menurut tipe-tipenya, meliputi budaya organisasi kekuasaan, budaya organisasi paran, budaya organisasi tugas, dan budaya organisasi tugas, dan budaya organisasi suportif (luthans; 1989;3200)

  1. d. Pengaruh Budaya pada kinerja

Budaya jelas mempengaruhi kinerja dan perilaku organisasi. Pengaruh budaya kerja terhadap organisasi. Pengaruh budaya kerja terhadap organisasi dapat dibedakan atas tiga aspek pengaruh, yaitu mengarahkan, merambatkan dan menguatkan.

Budaya merupakan pengaruh positif pada organisasi jika menimbulkan perilaku pada arah (tujuan) yang benar, meresap secara meluas pada anggota organisasi untuk mengikuti budaya yang telah ditetapkan.

  1. e. Tingkatan Budaya Organisasi

Tingkatan budaya yang berlainan, yaitu : (1) budaya tingkat pertama, bermanifestasi didalam norma-norma perilaku yang diartikan sebagai suatu perangkat aturan tak tertulis. (2) budaya tingkat kedua, bermanifestasi di dalam asumsi-asumsi tersembunyi, merupakan kepercayaan mendasar yang berada dibelakang semua tindakan dan keputusan. (3) budaya tingkat ketiga, berada pada tingkat terdalam dimana budaya manifestasi kolektif dari sifat dasar (alam) manusia, seperti, sekumpulan dinamika manusia, keinginan, motivasi, hasrat yang membuat kelompok atau individu itu unik.

  1. f. Ruang lingkup Budaya organisasi

Budaya kerja secara operasional sebagai berikut:” Budaya asumsi-asumsi yang dianut menuntun dan mempengaruhi pola perilaku kerja serta cara bekerja anggota-anggota organisasi, termasuk dalam organisasi pendidikan.

  1. B. Kepemimpinan Transformasional sebagai Strategi kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam.

Kepemimpinan transformasi dapat menjadi salah satu alternatif. Hal itu dilihat dari prinsip konseptual yang kerangka kerjanya sederhana, yaitu pimpinan dapat melakukan pemberdayaan personil melalui kemampuan intelektualnya, melalui membangun motivasi, membangun konsiderasi individu atau kelompok dan idealisme melalui keteladanan.

Adapun yang dipandang sebagai kelemahan konsep ini dalam penerapannya adalah : Pertama, kekuatan kualitas dan kompetensi personil. Kedua, adanya perbedan karakter anggota organisasi.

C. Peran Kepemimpinan Transformatif dalam Pengendalian Pelayanan Lembaga Pendidikan IslamPengendalian Pelayanan

Pada bidang jasa, mutu dimaknai sebagai pelayanan suatu kegiatan dan hasil kerja. Mutu merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa manusia, proses dan lingkungan yang memenuhi ataun melebihi harapan, karakteristik mutu yang sebenarnya adalah menurut persepsi dan penilaian konsumen. Kebutuhan dan harapan konsumen terhadap mutu suatu produk atau jasa dari hari ke hari akan berubah dan terus meningkat.

  1. 2. Prinsip Konsep Pelayanan

Menerapkan konsep pelayanan untuk kegiatan produksi aplikasi secara tradisional, biasanya melakukan inspeksi terhadap suatu produk yang telah selesai dibuat dengan jalan menyortir produk yang telah selesai dibuat dengan jalan menyortir produk yang baik dari yang jelek, kemudian mengerjakan ulang bagian-bagian produk yang cacat itu. Dengan demikian, pengertian tradisional tentang konsep kualitas hanya berfokus kepada aktivitas inspeksi untuk menncegah lolosnya produk-produk cacat ke tangan pelanggan.

  1. 3. Total Quality Management

TQM diartikan sebagai perpaduan semua fungsi dari perusahaan kedalam falsafah holistik yang dibangun berdasarkan konsep kualitas, team work, produktivitas dan pengertian serta kepuasan pelanggan.

Pemimpin transformasional selalu mempunyai tujuan untuk menghasilkan suatu hasil yang baik dengan berperilaku sebagai berikut:

  1. Stimulasi intelektual
  2. Konsiderasi individu
  3. Motivasi inspirasional
  4. Pengaruh idealisme


PERAN SERTA KEPEMIMPINAN DALAM MEWUJUDKAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM

  1. A. Konsepsi Mutu Pendidikan

Manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah merupakan paradigma baru dalam pengelolaan pendidikan di Tanah air. Paradigma ini lebih menekankan kepada kemandirian dan kreatifitas lembaga penyelenggara pendidikan.

Keberhasilan lembaga pendidikan ditandai oleh beberapa indikator kunci, yaitu : (1) lingkungan lembaga pendidikan yang aman dan tertib (2) lembaga pendidikan memiliki misi dan target mutu yang ingin dicapai, (3) lembega pendidikan memiliki kepemimpinan yang kuat, (4) adanya harapan yang tinggi untuk berprestasi dari semua elemen lembaga pendidikan, (5) adanya pengembangan sumber daya manusia yang terus menerus sesuai tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, (6) adanya pelaksanaan evaluasi yang terus menerus terhadap berbagai aspek akademik dan asministratif, pemamfaatan hasilnya untuk penyempurnaan/perbaikan mutu, dan (7) adanya komunikasi dan dukungan intensif dari masyarakat.

Mutu adalah suatu terminologi subjektif dan relatif yang dapat diartikan dengan berbagai cara dimana setiap definisi dapat didukung oleh argumentasi yang sama baiknya.

Mutu proses dan hasil pendidikan biaanya dilihat melalui : (1) rentangan pencapaian kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, (2) penerimaan dunia kerja (3) nilai-nilai dalam masyarakat, (4) perubahan kondisi masyarakat, dan (5) kehidupan masyarakat.

Konsep manajemen mutu ini tetap menuntut lembaga pendidikan untuk selalu berorientasi pada mutu hasil pendidikan.

  1. B. Peran Kepemimpinan dalam Pengendalian Mutu

Seorang pemimpin lembaga pendidikan akan menjadi sandaran bagi elemen lembaga pendidikan lain, khususnya masyarakat, sejauh mana ia dapat menjamin lembaga pendidikannya bermutu (proses dan hasil pendidikan)

Proses penjaminan mutu biasanya terdiri dari tujuh langkah, yaitu (1) penetapan standar (2) pengujian/audit mengenai sistem pendidikan yang sedang berlangsung, (3) penyimpulan tentang ada tidaknya kesenjangan antara sistem yang ada dengan standar yang ditetapkan, bila terdapat kesenjangan, maka akan ditempuh langkah (4) identifikasi kebutuhan yang memenuhi standar yang ditetapkan, dilanjutkan dengan (5) pengembangan sistem perbaikan dan (6) memadukan sistem perbaikan dengan sistem yang sedang berlangsung. (7) pengkajian ulang kesesuaian standar dengan sistem secara berkelanjutan.

  1. C. Kepemimpinan dan Upaya Pengembangan Kerangka Kerja Pengembangan Mutu

Pimpinan lembaga pendidikan dituntut memiliki kerangka kerja dalam mengelola dan mengkoordinasikan berbagai komponen pendidikan, yang mencakup:

Pertama, sumber daya

Kedua, Pertanggungjawaban (Accountability)

Ketiga, Kurikulum khusus untuk lembaga pendidikan Islam formal, pemerintah telah menetapkan standar kompetensi atau kurikulum standar yang berlaku secara nasional.

Keempat, warga belajar

. Strategi Pengembangan Mutu

Pimpinan lembaga pendidikan bersama segenap komponen lembaga pendidikan dituntut untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama, Penyusunan basis data dan profil lembaga pendidikan presentatif, akurat, valid, dan secara sistematis menyangkut berbagai aspek akademis, administratif, dan keuangan.

Kedua, melakukan evaluasi diri (self assesment) untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan mengenai sumber daya sekolah.

Ketiga, berdasarkan analisis tersebut, kemudian lembaga pendidikan mengidentifikasikan kebutuhannya, serta merumuskan visi, misi, dan tujuan.

Keempat, berangkat dari visi, misi dan tujuan peningkatan mutu tersebut lembaga pendidikan bersama-sama dengan masyarakatnya merencanakan dan menyusun program jangka panjang atau jangka pendek tahunan termasuk anggarannya.

Strategi yang dapat ditempuh oleh pimpinan lembaga pendidikan demi terealisasinya mutu pendidikan yaitu:

  1. Menciptakan situasi”menang-menang” (win-win situation) dan bukan situasi”kalah menang” diantara pihak yang berkepentingan dengan lembaga penddiikan (stakeholders)
  2. Perlunya dikembangkan motivasi instrinsik pada setiap orang yang terlibat dalam proses meraih mutu.
  3. Setiap pimpinan dituntut berorientasi pada pross dan hasil jangka panjang.
  4. Dalam menggerakan segala kemampuan lembaga pendidikan untuk mencapai mutu yang ditetapkan, haruslah dikembangkan adanya kerjasama antar unsur-unsur pelaku proses mencapai hasil mutu.
Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.